Dugaan Pencemaran Lingkungan oleh PT. PAA, Sejumlah Warga Simpang Bangko Akan Ajukan Gugatan Perdata

Dugaan Pencemaran Lingkungan oleh PT. PAA, Sejumlah Warga Simpang Bangko Akan Ajukan Gugatan Perdata

CYBER88 | Dumai -- Dalam waktu dekat, sejumlah warga Simpang Bangko kabarnya bakal menggugat pihak management PT. PAA (Pelita Agung Agrindustri) Group PHG. Senin, (10/05/21).

Adanya rencana akan menuntut secara perdata pihak management PT. PAA Group PHG tersebut menurut sumber sehubungan dengan dugaan pencemaran udara dan sungai yang dilakukan pihak management PT. PAA yang beralamat di jalan lintas Simpang Bangko - Duri- Dumai - Riau, Kel. Bumbung kec. Bahtin Solapan kab. Bengkalis.

Seperti hal nya penuturan salah seorang pemuda peduli lingkungan di tanah air, Edy Frans Pardede SH. "Ya selaku pemuda di Simpang Bangko, saya merasa terusik atas kehadiran PT. PAA di daerah Kabupaten Bengkalis ini, sebab selain ke tidak pedulian nya dengan kesehatan lingkungan, berbagi pun untuk warga sekitar tidak mau," ujar Edy Frans di salah satu kantor Advokad sekitar Jalan Jenderal Sudirman Dumai.

Maka atas ketidak pedulian pihak management perusahaan tersebut terhadap lingkungan, Edy bersama rekan rekanya kata Edy akan melakukan tuntutan lewat gugatan perdata kepada pihak management PT. PAA

"Mereka maksud saya pihak management PT. PAA kan mengetahui kalau akibat operasional pabrik (PKS) nya air sungai dan udara di sekitar Simpang Bangko ini tercemar, tapi mengapa mereka (pihak) perusahaan tidak pernah melaksanakan pemberian CSR terhadap warga setempat yang terkena dampak polusi udara dan air sungai ini," tanya Edy seraya menunjuk video dan foto sungai dan udara sisa pembuangan produksi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. PAA Group PHG di Simpang Bangko.

Sejauh ini pihak management PT. PAA di Simpang Bangko belum berhasil di temui guna konfirmasi terkait kebenaran keluhan dan rencana perlawanan hukum yang akan dilakukan oleh muda mudi Simpang Bangko. 

Bahkan saat diupayakan konfirmasi lewat nomor 0821 6932 xxxx milik Humas PT. PAA bernama Saiful, terkesan memilih tidak menjawab. 

Komentar Via Facebook :