Meski Sebagian Besar Dana Desa Direfocusing Penangulanagn Covid, Pemdes Karayunan Laksanakan Hot Mix Jalan
CYBER88 | Majalengka -- Penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, peningkatan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).
Dimasa Pandemi Covid-19 ini, sejak tahun 2020 lalu, sebagian besar dana desa direfocusing untuk penanggulangan pandemi dan dampaknya. Salah satunya dana desa dialihkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Kendati terjadinya Refocusing anggaran dana desa, Pemerintah Desa Karayunan, Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tetap melaksanakan pembangunan diantaranya, pekerjan Hot Mix di Blok Mekar Mulya dan Blok Cinyotrol Rw 09 dan Rw10 .
Warga pun merasa senang dengan dibangunya jalan tersebut dan antusias membantu pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Salah satu warga RW 09, Omo mengatakan, “kami atas nama warga di lingkungan ini mengucapkan terimakasih pada Pemerintah DesaCigasong yang telah merehabilitasi jalan lingkungan ini.
“Dengan dihotmixnya jalan ini, sangat besar manfaatnya bagi warga dilingkungan disini dalam melakukan aktivipitas. Sebelumnya jalan tersebut sudah rusak dan berlubang “Ucap Omo, dan Tarmin pun mengatakan hal yang sama pada Cyber88.co.id. Selasa (18/5/2021).
“Ini merupakan wujud nyata dari pemerintah Desa untuk lingkungan kami yang sebelumnya belum pernah merasakan jalan hot mix, “Ungkapnya,
Sementara, Hery Yunandi selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) didampingi Opik Sukrpi mengatakan, Pelaksanan pekerjaan hot mix dilingkungan RW 09 dan RW 10 ini merupakan usulan masyarakat dan sudah dimusyawarahkan sebelumnya dalam Musdes.
Sementara itu, ditemui di kantornya, Diding Ahyadi, Kepala Desa karayunan menyampaikan, "walau masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, melalui anggaran dana desa tahap ke satu ini alhamdulillah keinginan warga dapat terealisasi.
Kami juga sampaikan apresiasi pada masyarakat yang telah turut mendukung serta membantu kegiatan ini. Sehingga pelaksanaan dapat maksimal, "Ucapnya.
Diding Ahyadi juga menjelaskan, “sebagian dana desa tahap dialokasikan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 77 KPM untuk membantu kebutuhan warga kami yang terdampak covid19.
"Kendati masih dalam suasana Pandemi, kami akan terus berupaya untuk memperjuangkan segala kepentingan masyarakat, "Pungkasnya. [SHS),


Komentar Via Facebook :