Tak Sedap Dipandang, Sampah Menumpuk di Jalan Raya Banjaran-Soreang

Tak Sedap Dipandang, Sampah Menumpuk di Jalan Raya Banjaran-Soreang

CYBER88 | Bandung -- Pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung sepertinya masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan. Warga dan Pengendara yang melintas di jalan Soreang-Banjaran tepatnya di wilayah ciherang dekat Rumah Makan Riung Panyaungan, dibuat tak nyaman dengan adanya tumpukan Sampah yang berada di pinggir jalan ruas provinsi itu.

Sampah yang berupa aneka sampah organik dan anorganik yang berserakan dan menumpuk di pinggir jalan tersebut, meinimbulkan pertanyaan dari para pengguna jalan dan warga sekitar. Mereka mempertanyakan keberadaan petugas kebersihan dari Pemkab Bandung

Agus, salah seorang warga sekitar menuturkan, sebetulnya keberadaan tumpukan sampah yang berserakan tersebut sudah cukup lama karena tidak diangkutnya oleh pihak Dinas Kebersihan.

Menurutnya, kondisi tersebut diperparah dengan adanya masyarakat luar yang membuang sampah ke tempat itu.

Tumpukan sampah itu karena ada juga pengguna jalan yang lewat terus tiba-tiba buang sampah ke tumpukan di pinggir jalan," kata dia pada Cyber88.co.id Rabu (19/5/2021).

“Ini butuh kepedulian semua pihak agar warga tidak membuang sampah sembarangan, “Tambah dia. 

Ia juga mengatakan, warga sekitar berharap sekali adanya sentuhan dari pemerintah dan ketegasannya untuk memberikan sanksi tegas bagi warga yang mebuang sampah di sana.

“Juga memberikan penerangan mengenai dampak yang akan ditimbulkan dari keberadaan sampah tersebut. Karena menurut dia, kalau tidak ada tindakan dari pemerintah, ditakutkan terjadinya peyebaran wabah peyakit.

Tak hanya warga yang mengeluhkan keberadaan sampah tersebut. Salah  satu pengunjung rumah makan Riung Panyaungan pun berkomentar dengan adanya tumpukan sampah tersebut.

Karena, menurut dia, jalan raya banjaran-soreang merupakan akses untuk bisa sampai ke daerah Ibu Kota Kabupaten Bandung, Soreang, dan sejumlah objek wisata di Ciwidey dan Rancabali.

Kata dia, jika sampahnya saja tidak bisa ditata dan dikelola dengan maksimal, maka anggapan pengguna jalan dari luar Bandung terhadap Kabupaten Bandung pun akan buruk. [dz]

Komentar Via Facebook :