BPK RI Diminta Audit Proyek Swakelola Perservasi Jalan Pangkalan Kerinci Riau

BPK RI Diminta Audit Proyek Swakelola Perservasi Jalan Pangkalan Kerinci Riau

CYBER88 | Pelalawan - Terkait pekerjaan proyek swakelola Peservasi jalan Rp.6 Milyar lebih diduga tidak memenuhi standar pekerjaan fisik overlay. Selasa, (08/06/21).

"Untuk ini diminta kepada pihak BPK RI Riau untuk transparan mengaudit proyek persevasi jalan dalam kota Pangkalan kerinci. Hampir semua peching digroting dan tidak dibongkar, hanya dilapisi saja dengan aspal, sehingga mudah terkelupas serta berlobang-lobang sebab aspalnya tidak overlay," ucap Devit.

Devit Amriadi selaku Tim Investigasi LSM dari Forum Riau Bersatu kepada CYBER88 di Pangkalan Kerinci. 

Menurut Devit, bahwa pekerjaan perservasi atau pemeliharaan perbaikan jalan dalam kota Pangkalan Kerinci, seperti disepanjang ruas Jalan Maharaja Indra, Jalan Abdul Zalil, Jalan Seminai, Jalan Akasia, Jalan Pemda Simpang Anjing dan Jalan Sutan Syarif Kasim. 

Adapun ruas jalan yang dipaching setelah digrooting tidak dibongkar habis, langsung dilapisi aspal pada lobang persegi, sehingga tak memenuhi standar  pekerjaan fisiknya.

Diduga pihak dinas PUR Kabupaten Pelalawan, konsultan dan kontraktor penyuplai aspal ada permainan untuk mengurangi volume aspal dalam pekerjaan. 

"Jika kita hitung berapa kerugian negara yang ditilap dalam proyek persevasi perawatan perbaikan jalan tersebut cukup banyak," pungkasnya.

Sementara Plt Kadis PUR Pelalawan MD. Rizal dan PPTK Wisnu, ketika dikonfirmasi via selulernya, tidak juga menjawab pesan. **

Komentar Via Facebook :