Habiskan APBD Miliaran Rupiah, Jalan Rusak di Simpang Anjing Pangkalan Kerinci Ganggu Mobilitas Warga
CYBER88 | Pelalawan - Sejumlah warga pengguna jalan mengeluhkan buruknya kualitas jalan dalam kota Pangkalan kerinci Kabupaten Pelalawan Riau. Senin, (07/06/21).
Pasalnya sejumlah titik jalan yang belum lama mendapat perbaikan itu, terdapat banyak lubang dan penambalan aspal yang sudah berlubang sehingga mengganggu pengendara roda dua dan empat.
Ujang, pengemudi salah satu warga, mengelukan buruknya kualitas jalan dikawasan sejumlah ruas jalan dalam kota Pangkalan Kerinci. Dia menilai, tambal-tambalan jalan membuat kenyamanan dalam berkendara menjadi terganggu.
"Kualitas jalannya, banyak rusak. Berlubang sepanjang jalan," jelas Ujang ditemui di jalan Simpang Anjing.
Dia mengaku heran dengan kualitas pekerjaan jalan dalam kota yang belum lama dilakukan perbaikan pemeliharaan itu. Bahkan, setelah dilakukan pengaspalan ulang di sepanjang jalan menjadi lebih buruk dengan seluruh aspal jalan mengelupas dan meninggalkan krikil serta pasir halus yang membahayakan pengendara sepeda motor.
"Saya sih aneh, sehabis diperbaiki Desember akhir 2020 kemarin, kualitas pekerjaan perbaikan jalan malah membuat jalan menjadi hancur. Banyak pengguna sepeda motor juga terpeleset," ucapnya.
Sementara Devit Amriady dari forum LSM Riau Bersatu ketika diminta komentarnya, kecewa seraya mengungkapkan seharusnya jalan dalam kota tidak boleh ada yang berlubang. Dia menekankan, jalan yang rusak harus segera diperbaiki.
“Harusnya, dalam perbaikan pemeliharaan jalan atau versevikasi tak boleh asal tambal sulam oleh pihak Bina Marga PUR kabupaten Pelalawan, " kata Devit kepada CYBER88.
Ditambahkannya, terutama pekerjaan paching, hampir 1 Miliar uang APBD diduga ditilab dalam pelaksanaan pemeliharaan ruas jalan dalam kawasan kota Kerinci.
Disebutkan Devit, hampir semua proyek Versevikasi ruas jalan dalam kota dikerjakan asal jadi.
"Sewaktu tahun terakhir kepemimpinan Bupati Harris, diketahui sebesar Rp. 6,5 milyar dana APBD dihabiskan khusus pemeliharaan jalan dalam kota, tetapi pekerjaannya amburadul," ungkap Devit Amriady.
Dalam pantauan media, akibat banyaknya jalan yang amburadul, kini Bupati baru periode 2021-2016 H. Zukri Misran tampak secara maraton langsung turun lapangan menemukan sejumlah titik ruas jalan yang sudah berlobang-lobang.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang PUR Pelalawan, plt MD Rizal maupun pihak PPTK Bina Marga, Wisnu melalui selulernya, hingga saat ini belum menanggapi pertanyaan yang diajukan terkait, pemeliharaan dan perbaikan jalan dalam kota Kerinci tersebut.**


Komentar Via Facebook :