Himarusa Kritisi Kelemahan Sistem Zonasi PPDB
CYBER88 | Pekanbaru -- Menghadapi Pembukaan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) tahun ajaran 2021, permasalahan yang sering terjadi adalah masalah zonasi. Himarusa (Himpunan Mahasiswa Rumbai Bersatu) menilai, penerapan sistem zonasi dalam PPDB dinilai masih kurang efektif.
Himarusa menyoroti sistem zonasi yang saat ini digunakan. Mereka mendapati banyak pengaduan yang diberikan oleh orang tua calon siswa-siswi peserta didik baru, dimana anak-anak lulusan SD dan SMP yang beralamat di sekitaran Kelurahan Meranti Pandak dan Kelurahan Sri Meranti tidak termasuk dalam batas zona yang ditentukan.
Shagala Bimma Taryadi, Ketua Umum Himarusa sangat menyayangkan jika hal Seperti itu benar terjadi. Ia harapkan jangan sampai ada calon peserta didik baru yang sampai dipersulit karena sistem zonasi ini, Kamis (17/6).
Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Tokoh Pemuda Rumbai, Wilis Handoko, bahwa masalah Zonasi sekolah di wilayah Rumbai harus diselesaikan. Menurutnya, jangan ada lagi anak-anak yang baru lulus SD dan SMP di persulit oleh sistem Zonasi yang tidak jelas.
Wilis juga mengingatkan, jangan ada percaloan untuk masuk sekolah, jangan pula ada pemanfaatan izin domisili utk hal-hal yang tidak benar dalam PPDB, serta jangan ada pungutan liar yang melanggar aturan dalam pelaksanaan PPDB.


Komentar Via Facebook :