Corona Meningkat, Pj. Bupati Inhu Terkesan Bungkam
CYBER88 | Inhu - Indragiri Hulu sudah darurat bahkan sudah menjadi pusat penyebaran covid-19, dimana angka positif terutama angka kematian akibat covid-19 yang tinggi bahkan tertinggi dari kabupaten kabupaten lainnya yang ada di Riau dan sampai saat ini korban yang jatuh karena si Corona ini terus bertambah berdasarkan hasil dari 2 Puskesmas di Indragiri Hulu dan Satgas Covid -19. Jumat, (19/06/21).
Berbagai cara dan kebijakan yang sudah dilakukan, namun sama sekali tidak membuahkan hasil.
Berdasarkan press release dan data terbaru yang dihimpun Dinas Kesehatan kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) per tanggal 17 Juni 2021, terdapat penambahan 16 kasus Covid-19 yang tersebar di dua puskesmas yang berada di dua kecamatan di kabupaten Inhu, antara lain 11 orang di Puskesmas Pangkalan Kasai dan 5 orang di Puskesmas Pekan Heran.
Dari 16 orang tersebut, 10 orang merupakan suspek dan 6 orang kontak erat. saat ini dari total 16 orang, 15 orang melakukan isolasi mandiri dan 1 orang dirawat di rumah sakit. kasus terbanyak terjadi di Kecamatan seberida dengan total 11 kasus.
Penambahan kasus terjadi karena adanya tracking kasus konfirmasi Covid-19 yang dilakukan oleh pihak puskesmas kemudian dilanjutkan dengan pengambilan swab dan hasilnya positif.
Hingga tanggal 17 Juni 2021 terdapat total komulatif Suspek berjumlah 5.581 kasus dengan rincian isolasi mandiri 138 orang, isolasi di rumah sakit 7 orang, selesai isolasi 5.365 orang, dan meninggal dunia menjadi 71 orang.
Sementara itu, Total kumulatif kasus konfirmasi hingga saat ini berjumlah 3.186 kasus dengan rincian isolasi mandiri 107 orang, rawat di rumah sakit 23 orang, masih dipantau 130 orang, sembuh 2.956 orang dan meninggal dunia 100 orang.
Menanggapi hal ini, wartawan cyber88.co.id mencoba mengkonfirmasi kepada Pj. Bupati melalui selulernya Jumat (18/06/21) mengenai apa yang menjadi penyebab tingginya angka terkonfirmasi C-19 di Inhu dan apa langkah yang harus dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona di Inhu, Bupati tidak membalas dan terkesan bungkam.


Komentar Via Facebook :