Ditinggal Mati Suami, Ziah Menanti Bantuan
CYBER88 | Tanggamus -- Sangat memprihatinkan, kehidupan Ziah setelah ditinggal suaminya, Rapiudin, sejak tahun lalu. Saat ini, Ziah harus menjalani hidup dan usaha sendiri untuk mencukupi keluarganya.
Ziah ialah ibu dari tiga orang anak, dua yang masih sekolah dan seorang balita. Suaminya meninggal akibat jatuh dari batang pohon tangkil (melinjo). Ia hanya tinggal bersama ketiga anaknya di bangunan berukuran 3×6 meter yang beralaskan tanah dengan dinding kayu usang. Bila hujan datang, seringkali atap rumahnya bocor.
Untuk menyambung hidup, Ziah bergantung pada upah dari orang yang menyuruhnya bekerja. Jika tidak ada yang menyuruhnya bekerja, terkadang ia harus berhutng ke tetangganya untuk sekadar membeli beras. Bahkan, ia "bersahabat" dengan rasa lapar.
Dari balik bangunan di tanah wakaf yang ia tinggali, Ziah mengharapkan bantuan pemerintah untuk memperbaiki tempat ia dan anak-anaknya tinggal, di Dusun Way Bangik, Pekon Doh, Kecamatan Cuku Balak, Tanggamus, Lampung. Sabtu (3/7).


Komentar Via Facebook :