Klarifikasi CV Gracia Selaku Kontraktor Semenisasi RW 17 Bengkong Wahyu

Klarifikasi CV Gracia Selaku Kontraktor Semenisasi RW 17 Bengkong Wahyu

CYBER88 | Batam - Terkait pemberitaan media ini yang berjudul "Proyek Semenisasi Gang Sakura RT 02/RW 17 Diduga Berbau Korupsi" yang terbit pada Sabtu (10/7/2021) dinilai oleh pihak CV. Gracia tidak sesuai dengan informasi yang sebenarnya. Oleh sebab itu perlu dilakukan klarifikasi yang berlangsung pada Minggu (18/7/2021) antara wartawan Cyber88.co.id dengan pihak kontraktor serta tokoh masyarakat yang berada di lokasi proyek tersebut

CV. Gracia selaku kontraktor proyek tersebut mengatakan, nilai pekerjaan Rp.169.910.000 tidak ada masalah selama proyek tersebut dikerjakan hingga selesai.

Proyek pengerjaan dan perencanaan sesuai gambar yang dibuat oleh konsultan perencanaan. Proyek yang dikerjakan panjangnya lebih kurang 158 meter, lebar 4 meter dan ketebalan 12 cm, dan tidak ada pengurangan komposisinya dalam pengerjaan jalan tersebut. Hal itu dikatakan kontraktor dalam klarifikasinya kepada cyber88.co.id.

Pihak kontraktor mengatakan, sesuai gambar perencanaan proyek. Dimana pajang untuk gang sakura 100 meter dan 58 meter ke gang rambutan. Dan yang jelas penempatannya di RW 17 Bengkong Wahyu. 

"Yang kami kerjakan itu sudah berat, karena harga besi sekarang naik karena harga besi yang di cantum Rp 320 ribu sementara harga besi sekarang harganya mencapai Rp 380 ribu. Walaupun begitu, kami tetap mengerjakannya dengan baik," ujarnya.

Menurut salah satu kontraktor, pekerjaan di gang sakura dan gang rambutan, pekerjaannya di wilayah RW 17 sesuai plang nama tidak ada masalah.

"Kami sudah lihat di lapangan seperti apa pekerjaannya dan memang sudah bagus. Sesuai gambar penempatannya.

Begitu juga salah seorang konsultan ketika ditanya hal proyek yang dikerjakan digang sakura RW 17, tidak ada ditemui kejanggalan dan pekerjaannya sesuai spek. Karena masalah lebar, panjang dan ketebalan tidak ada masalahnya dan semuanya sesuai gambar," ujarnya.

LSM Tipikor, Albert Sopyan sudah pernah menanyakan soal pekerjaan proyek itu ke Dinas Perkim Povinsi Kepri, proyek itu sesuai spek dan mereka telah menunjukkan gambarnya maupun penempatan pekerjaan proyek tersebut. 

"Memang begitu kami dapat info, langsung kami telusuri kebenarannya apa ada unsur kejanggalan atau tidak. Ternyata semuanya sudah jelas tidak ada masalah," katanya. (red/Oscar Silalahi)

Komentar Via Facebook :