Pembagian BST dan Bantuan Beras di Kantor POS Pamarican Tetap Patuhi Prokes

Pembagian BST dan Bantuan Beras di Kantor POS Pamarican Tetap Patuhi Prokes

CYBER88 | Ciamis -- Dengan dibagikannya Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 5 dan 6 dengan total 600 ribu dan beras menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia mendapat tanggapan positip dari sejumlah masyarakat.

Jenal, salah satu penerima BST saat ditemui Cyber88.co.id mengatakan. Dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya Bansos tersebut.

"Selama ini saya belum pernah mendapatkan bantuan sosial, namun alhamdulilah akhirnya bisa merasakan bantuan dari pemerintah, "Ucapnya.

Selain hal tersebut, saya juga merasa kagum terhadap pelayanan pihak kantor pos pamarican selaku penyalur Bansos yang tetap mengutamakan prokes, "Tambah dia.

Hal senada juga dikatakan Ujang. Menurutnya, hari ini senin (16/8) adalah pembagian bantuan beras masing - masing KK mendapatkan 10 kg. Tentunya hal ini sangat membantu.

Disaat - saat Pandemi yang berdampak terhadap sulitnya  ekonomi dikalangan masyarakar menengah kebawah, beras yang diberikan cukup untuk menyambung hidup kami, Katanya. 

Sementara itu, Darsono, Kepala kantor POS Pamarican ditemui di tempat kerjanya menyampaikan, "Kami sebagai penyalur bantuan dari pemerintah  baik BST ataupun beras, akan tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan patuh prokes.

Dalam pengambilan bansos kami mewajibkan para penerima untuk jaga jarak, memakai masker, cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki ruangan kantor pos. 

Apabila ada penerima bantuan yang tidak memakai masker, maka kami sudah menyediakan masker ditempat yang sudah disediakan, "ucapnya.

Ia pun menjelaskan, selain hal tersebut, khususnya bagi KPM Bantuan Sosial Tunai yang memang sudah jompo atau sedang sakit yang tidak bisa pergi ke kantor pos, bisa meminta bantuan kepada pemerintah desa setempat sesuai domisili tempat tinggal.

Setelah adanya komunikasi dari pemdes setempat,  maka pihak kantor pos akan mengantarkan hak KPM tersebut tanpa adanya pungutan biaya sedikitpun, "pungkasnya (Sam)

Komentar Via Facebook :