Agenda Putusan Hukum Perkara Korupsi Fahkrudin dan Alfion Hendra Jumat Lusa
CYBER88 | Kuansing - Lanjutan penanganan kasus korupsi Pembangunan ruang pertemuan Hotel Kuantan Singingi akan segera memasuki babak akhir. Dua orang terdakwa Fahkrudin dan Alfion Hendra akan melalui sidang putusan Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada hari Jumat (27/8/2021) esok. Selasa, (24/08/21).
Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Kuansing Hadiman,SH MH kepada Cyber88.co.id pagi ini melalui WhatsApp.
" Iya, perkara Fahkrudin dan Alfion Hendra di putus oleh Mejelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Pekanbaru pada hari Jumat tgl 27 Agustus 2021 jam 13.30 WIB.
Jika nanti didalam putusan ada keterlibatan orang lain maka kami akan kembangkan lagi," tambah Hadiman.
Di sampaikan Hadiman, kedua orang terdakwa saat ini di tahan dan telah di tuntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kuansing Imam Hidayat, SH. Fahrudin di tuntut 8 tahun kurungan dan Alfion Hendra di tuntut 6,6 tahun kurungan, di kurangi masa tahanan.
Kedua orang terdakwa kata Kajari, Fachrudin dan Alfion Hendra dikenakan pidana denda sebesar Rp 500.000.000 atau lima ratus juta rupiah. Apabila pidana denda tidak di bayarkan maka, diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan kurungan.
Di ungkap kan Hadiman, Fakhruddin telah melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Hadiman menilai keseluruhan unsur-unsur dalam dakwaan primair telah terbukti secara sah dan meyakinkan. Dia juga menyampaikan, selama pemeriksaan di persidangan, tidak ditemukan hal-hal yang dapat meniadakan kesalahan terdakwa, baik berupa alasan pembenar maupun alasan pemaaf," katanya.


Komentar Via Facebook :