Sebelum Vaksinasi Ada 4 Tahapan Yang Ditempuh Warga Tugujaya

Sebelum Vaksinasi Ada 4 Tahapan Yang Ditempuh Warga Tugujaya

CYBER88 | Bogor -- Pemdes Tugujaya gelar Vaksinasi Covid -19 tahap 1 dan tahap 2 sebanyak 170 warga, dihadiri unsur Muspika. Vaksinasi digelar di Aula Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa (31/08/2021).

Guna menambah kekebalan imun tubuh dan memutus mata rantai penyebaran wabah Virus Covid -19, Pemerintah lagi gencar -gencarnya disemua wilayah senusantara dengan Vaksinasi, "Kata  Mochammad Rifqy Abdilah, Kades Tugujaya kepada Cyber88.co.id.

"Seluruh Nusantara diadakan Vaksinasi bukan diwilayah Desa Tugujaya saja, Vaksinasi ini selain menambah imun tubuh, kita membantu memutus mata rantai penyebaran wabah Virus Covid -19, dengan beberapa persyaratan yang ditempuh oleh warga maka baru diadakan Vaksinasi warga, "ucapnya.

"Ada 4 tahapan yang dijalani sebelum mulai Vaksinasi, yaitu resgistrasi, skrining kesehatan, penyuntikan Vaksinasi dan penerbitan sertifikat Vaksinasi. 

Setelah proses administrasi dengan mencocokkan database.
Selanjutnya penerima vaksin diminta untuk mengisi formulir. 

"Formulir itu isinya intinya bahwa saya siap mendapatkan vaksinasi," tambahnya.

Ketika Cyber88.co.id menemui salah satu dari petugas Vaksinasi dia menerangkan, "Semua warga melakukan proses screening kesehatan seperti cek tekanan darah, suhu badan, mengisi data terkait riwayat penyakit, dan lainnya.

Vaksinasi ini adalah salah satu cara untuk membentuk herd immunity bagi masyarakat. Untuk membentuk herd immunity ini harus dilakukan secara bersama-sama dalam waktu yang tidak terlalu lama, "terangnya.

"Untuk diketahui, Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit. Pemberian Vaksin (imunisasi) dilakukan untuk mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi penyebab penyakit - penyakit tertentu.

Vaksin biasanya mengandung agen yang menyerupai mikro organisme penyebab penyakit dan sering dibuat dari mikroba yang dilemahkan atau mati, dari toksinnya, atau dari salah satu protein permukaannya, "Pungkasnya. (Alip Waedi)

Komentar Via Facebook :