Meong Congkok Garut Ditemukan Warga

Meong Congkok Garut Ditemukan Warga

CYBER88 | Garut -- Bermula dari informasi Saudara Ajam Jamaludin yang seperti biasa melakukan kegiatan sehari-hari di Kebun yang berlokasi di Blok Dano Desa Cibodas Kecamatan Cikajang. 

Akan tetapi pada hari ini, Rabu 15 September 2021 ketika membuka pintu kebun dikejutkan dengan suara seperti anak kucing yang sedang mencari induknya, setelah ditelusuri ternyata disemak-semak ada tiga ekor anak meong congkok yang terlihat kedinginan dan kelaparan.

Ajam berinisiatif mengabarkan penemuan itu kepada Sang Kakak, Saudara Widiana. Berdasarkan arahan sang kakak kemudian saudara Ajam mengamankan ketiga anak Meong Congkok tersebut ke rumahnya di Kampung Rimba.

Pada saat bersamaan saudara Widiana yang mengetahui bahwa Meong Congkok merupakan hewan yang dilindungi melakukan kontak dan pelaporan kepada Kepala Kantor Seksi Wilayah V KSDA Garut, Dodi Arisandi untuk melakukan evakuasi.

Tidak lama kemudian Tim dari KSDA Garut melakukan evakuasi ke Cikajang dan sekitar jam 13:00 WIB ketiga anak meong tersebut sudah di evakuasi oleh Tim dari KSDA Garut dalam kondisi yang baik.

Meong congkok atau disebut juga kucing hutan dengan nama ilmiah felis bengalensis merupakan hewan liar yang saat ini populasinya terancam punah.

Dikarenakan habitatnya sudah hampir punah, maka meong congkok harus dilindungi berdasarkan undang-undang. Hal ini terdapat pada UU No. 5 Tahun 1990 dan Lampiran PP No. 7 Tahun 1999, dimana salah satu ketentuannya adalah “Barang siapa dengan sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000,00". 
Oleh sebab itu, meong congkok tersebut harus dibiarkan hidup di habitat asalnya. (Bah Ajat).

 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :