Gerai Vaksin Presisi untuk Siswa dan Tenaga Pengajar SMA PGRI Rancaekek

Gerai Vaksin Presisi untuk Siswa dan Tenaga Pengajar SMA PGRI Rancaekek

CYBER88 | Bandung -- Polsek Rancaekek kembali mengadakan Gerai Vaksin Presisi Polri dengan sasaran siswa dan tenaga pengajar di SMA PGRI Rancaekek, Selasa (19/10/2021).

Personel Polsek Rancaekek memonitoring secara langsung kegiatan tersebut, dengan maksud dan tujuan supaya selama kegiatan Gerai vaksin tersebut berlangsung dapat berjalan aman serta tertib.

Selain itu juga, dengan kehadiran anggota Kepolisian Polsek Rancaekek diharapkan dapat memberikan rasa nyaman dan aman terhadap para siswa dan tenaga pengajar yang akan melaksanakan vaksin tersebut.

Kegiatan gerai Vaksin Presisi yang dilaksanakan di SMA PGRI Rancaekek ini bukan hanyan di ikuti oleh siswa SMA PGRI Rancaekek, tetapi di iukti juga warga sekitar yang berdekatan dengan SMA PGRI Rancaekek.

Dalam pelaksanaan gerai vaksin presisi ini, pihak SMA PGRI Rancaekek terlebih dahulu meminta surat persetujuan kepada para orang tua siswa yang bersekolah di tempatnya untuk menyetujui atau tidaknya siswa diberikan vaksin.

Apabila sudah mendapatkan ijin siswa yang bersangkutan akan diberikan vaksin, pelaksanaan vaksin ini dilaksanakan untuk memperkuat imun tubu bagi para siswa dan meminimalisir dari dampak penyebaran virus covid-19.

Polsek Rancaekek pada pelaksanaan vaksin kali ini menggandeng tenaga medis dari Puskesmas Linggar dalam pelaksanaan vaksin kali ini.

Dalam pelaksanaanya kegiatan Gerai Vaksin Presisi Polri tersebut, anggota Polsek Rancaekek tetap memberikan himbauan secara tegas namun humanis kepada para siswa dan tenaga pengajar yang akan melaksanakan vaksin untuk tetap mematuhi Prokes 5M.

Kapolsek Rancaekek Kompol Imron Rosyadi mengatakan, pelaksanaan Gerai Vaksin Presisi Polri kali ini menyasar ke siswa dan tenaga pengajar di sekolah sekolah yang berada di wilayah Rancaekek, sehubungan dengan telah diperbolehkannya pembelajaran secara tatap muka oleh Pemerintah.

"Kemudian salah satu syarat yang harus dipenuhi pihak sekolah untuk memberlakukan pembelajaran secara tatap muka yaitu seluruh siswa dan tenaga pengajar harus sudah diberikan vaksin guna mencegah dan meminimalisir terjadinya penyebaran virus covid-19 di lingkungan sekolah," tutupnya. [Dedih]

Komentar Via Facebook :