Sejumlah Pemilik Toko di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar Keluhkan Pemberlakuan Sistem Elektronik Parkir
CYBER88 | Makassar --, Sistem Elektronik Parkir (E-Parking) yang diterapkan Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya sudah berjalan. Namun aplikasi ini justru malah dikeluhkan oleh beberapa pemilik atau pengelola toko dikawasan jalan Perintis Makassar.
Menurut Yulianto salah seorang pengelola toko dibilangan jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar mengatakan bahwa dengan pemberlakukan Sistem Elektronik Parkir (E-Parking) yang diterapkan Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya ini menyebabkan pelanggan yang biasa datang ketokonya itu terlalu mahal sehingga mempengaruhi omset.
Pemberlakuan Sistem Elektronik Parkir (E-Parking) tidak menjadi solusi dalam penerapannya, khususnya bagi pemilik took, Ujarnya pada awakm media, Selasa, (2/11/2021). .
Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya, sebagai pengelolah parkir tepi jalan umum, menurutnya, mengalami banyak persoalan, baik dari segi kebijakan maupun management kelembagaan.
Berbagai penolakan juga pernah dilakukan, namun juru parkir Makassar tak menghentikan PD Parkir yang memaksakan menggunakan alat parkir elektoronik.
Salah seorang pemilik toko yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sejak penerapan diperlakukan membuat omset kami menurun.
“Adanya pemberlakuan Sistem E-Parking yang diterapkan PD Parkir Makassar Raya, membuat pelanggan kami mengeluh karena mahal, "Keluhnya.
Sesuai dengan data yang dihimpun, PD Parkir sebagai Perusahaan Daerah, diberikan kewenangan mengelolah Parkir Tepi Jalan (Perda No. 17 Tahun Tentang Parkir Tepi Jalan).
Walaupun pada prakteknya, PD Parkir berdasarkan pengamatan lapangan, dibeberapa titik sering kali memungut retribusi hingga ke area Front, Toko yang sebenarnya telah ditarik pajak sebesar 30% setiap bulannya oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Beberapa pemilik toko meminta agar PD Parkir dapat mengembalikan system penarikan retribusi parkir, dikembalikan ke sys bhtem lama dengan menggunakan karcis, penuh harapan agar omset mereka juga bisa kembali meningkat seperti dulu. .
Jurnalis : Rudjal


Komentar Via Facebook :