Diskominfo Tidak Menjumpai Aktivis Komad dan Araop Pamekasan Saat di Demonstrasi
CYBER88 | Pamekasan -- Puluhan Aktivis dan Mahasiswa yang tergabung di Komunitas Monitoring dan advokasi (KOMAD) serta Lembaga Swadaya masyarakat ARAOP Pamekasan Melakukan aksi demonstrasi di depan kantor diskominfo Kab Pamekasan Jawa Timur, Selasa (07/12/21).
Para Demonstran itu menuntut agar penggunaan Anggaran Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 6 M harus lebih transparan lagi. Penggunaan Anggaran tersebut dinilai tidak berpihak pada kepentingan Rakyat, sehingga Anggaran yang begitu besar ini termasuk pemborosan anggaran negara yang pada akhirnya masyarakat pula yang dirugikan.
Korlap aksi M. Tosan dalam orasinya mempertanyakan serta meminta kepada Kepala diskominfo untuk menjelaskan kepada publik terkait penggunaan anggaran yang telah digunakan dan Legal standingnya terkait bentuk kerjasama dengan perusahaan Media dan Rincian per item penggunaan publikasi.
"Ini penting kita klarifikasi dan konfirmasi kepada pak kadis mengingat temuan-temuan kami di lapangan adanya indikasi yang sanget melawan Hukum (KKN)" teriak M.Tosan
Sementara Orator Lapangan Abdus Marhaen dan abd. Rahem yang sempat adu mulut dengan perwakilan diskominfo lantaran tidak bisa menunjukkan, serta mempertanggung jawabkan dari apa yang akan disampaikan kepada pihak Demonstran dan ke halayak publik yang mewakili kadis Kominfo, sehingga mereka di usir oleh para demonstran.
Sementara itu Arif Rahman Kabid IKP diskominfo Pamekasan saat di konfirmasi secara terpisah menjelaskan bahwa apa yang disampaikan oleh para demonstran tidak semua benar dan tidak semua Salah, kendati demikian pihaknya juga menegaskan bahwa kami sudah menjalankan tugas pokok dan fungsi kami sesuai dengan prosedur yang ada.
Sebelum para demonstran meninggalkan kantor diskominfo mereka berorasi secara bergantian dengan mempertanyakan sejumlah pertanyaan dan temuan yang terindikasi melawan hukum, demonstran kecewa karena Kadis Kominfo tidak bisa menemui para demonstran, dan para demonstran akan membawa persoalan ini keranah hukum. (Bahrul)


Komentar Via Facebook :