Lembakum Siliwangi dan Yayasan Darul Arqam SILIWANGI Laksanakan Program Bersama Yayasan Tanjakan Panjang Bersatu Untuk Mensejahterakan Masyarakat Yang Adil dan Makmur

Lembakum Siliwangi dan Yayasan Darul Arqam SILIWANGI Laksanakan Program Bersama Yayasan Tanjakan Panjang Bersatu Untuk Mensejahterakan Masyarakat Yang Adil dan Makmur

CYBER88 | Kab. Bandung -  Pada Kunjungan Silaturahim dan juga Kerjasama Kemitraan dari Yayasan Tanjakan Panjang Bersatu di daerah Desa Panundaan, Kecamatan Ciwidey yang diwakili langsung oleh Ketuanya, Tatang dan juga Penasehat Yayasan, Ustadz Ibnu Abi Hasan yang turut hadir juga langsung disambut dengan hangat oleh Ketua Umum Lembakum SILIWANGI, Rifki Okta di kantor Korwil Kab Bandung(06/01/22).

Dari Hasil kunjungannya tersebut dalam jangka waktu dekat ini Pihak Yayasan Tanjakan Panjang Bersatu dengan LS akan melakukan sinergitas dalam mensukseskan Program Pemerintah untuk Mensejahterakan Masyarakat Desa khususnya Masyarakat di Kawasan Bandung Selatan (KBS) dari bidang Keagamaan, Pendidikan, Sosial dan Kemanusiaan serta akan melaksanakan Kegiatan Program Desa Sadar Hukum di tiap-tiap Desanya agar tewujudnya lingkungan pemerintahan Desa yang aman, bersih dan jujur agar terciptanya masyarakat desa yang adil, makmur dan sejahtera.

Ketum LS, Rifki Okta mengungkapkan, " LS juga ada Yayasannya yaitu Darul Arqam SILIWANGI yang dimana nanti kedepannya dalam segala program kegiatannya yang berkenaan tentang Program Yayasan Se-Nasional bisa disinergikan bersama-sama dalam menunjang kegiatan kesejahteraan dikemasyarakatan dengan Yayasan Tanjakan Panjang Bersatu.

 "Ungkapnya."Karena sudah jelas di dalam kegiatan Yayasan tersebut harus selalu dijalankan dengan penuh rasa amanah dalam pelaksanaan setiap kegiatannya maka dari itu pada tiap program kegiatannya harus selalu dikontrol serta dibimbing terus untuk diarahkan lebih baik agar tidak diluar daripada koridor hukum dan serta Tim LS yg akan menjadi pendamping masalah hukumnya agar kedepannya tercapai dan terlaksana dengan baik pada tiap pelaksanaan kegiatannya serta terwujudnya apa yang menjadi amanah untuk kesejahteraan hidup orang banyak melalui kegatan-kegiatan di Yayasan ini.

"Karena Para Oknum Pejabat Nakal  itu bukan dari Kalangan Pemerintahan saja tetapi para pejabat diluar dari kalangan Pemerintahan juga banyak para oknumnya makanya harus diawasi, dikontrol supaya bisa menjalankan tugas dengan penuh rasa amanah serta bertanggungjawab tinggi," Tegas Rifki.

Ketua Yayasan Tanjakan Panjang Bersatu menjelaskan," Kegiatan sekarang ini di Yayasan kami sedang membangun sebuah madrasah di daerah Desa Panundaan Ciwideuy, yang dimana pembangunan tanah tersebut merupakan tanah yang diwakafkan dari salahsatu Pembina Yayasan dari kami dan kami juga minta dukungannya kepada  LS dan juga Darul Arqam SILIWANGI untuk membantu dalam proses pembangunannya agar cepat beres dan terlealisasi untuk program kegiatannya dalam dunia pendidikan agama agar terciptanya generasi penerus anak muda bangsa yang beriman dan berakhlak mulia dan bisa menjadi pemimpin yang amanah untuk kedepannya, Jelas Tatang.

"Sebagai Penasehat Yayasan Tanjakan Panjang Bersatu," Ustadz Ibnu Abi Hasan, Menambahkan juga," Alhamdulilah arti dari Silaturahim ini sudah jelas dari rasullullah SAW untuk memperbanyak Rezeki dan Memperpanjang juga usia kita, buktinya banyak ilmu yang bermanfaat disini yang bisa kita diskusikan dan sharing bersama-sama apalagi untuk program kegiatan kesejahteraan hajat hidup orang banyak yang menjadi bekal untuk di akhirat kelak, Masya Allah sungguh Luar Biasa sekali,"Jelasnya.

Dan juga yang kedua daerah Kawasan Bandung Selatan yang juga menjadi perbatasan CIGATAS (Cianjur, Garut, Tasik) bagian selatan sudah jelas banyak Cagar Alam, Budaya serta Kearifan Lokalnya yang harus selalu dijaga serta dilindungi keberadaannya apalagi menurut dari sejarah kerajaan dahulu daerahnya banyak menjadi Kekuasaan Para gelar raja-raja terpilih yaitu SILIWANGI yang konon kedepannya harus para garis keturunannya yang terpilih yang harus  meneruskan perjuangannya, "Ungkap Ibnu.

Apalagi ini, gelar namanya saja sudah muncul kembali yang begitu sakral, sakti dan bukan main-main yang dimana harus menjalankan tugas dengan penuh amanah dan serta secara otomatis sudah diizinkan oleh gelar dari nama para raja-raja terpilih tersebut dan menjadi guratan takdir yang tidak terpisahkan untuk bisa menjadi pemimpin dimasyarakat yang dengan penuh amanah, adil, arif serta bijaksana agar terciptanya kesejahteraan dan kemakmuran dimasyarakat luas khususnya untuk masyarakat di daerah tataran pasundan itu sendiri, "Tuturnya. Acara silaturahim dilanjut dengan menikmati kopi bersama serta keramahtamahan. LS

Komentar Via Facebook :