RIP. Taylor Hawkins Drummer Foo Fighter Tewas Jelang Tur

RIP. Taylor Hawkins Drummer Foo Fighter Tewas Jelang Tur

Taylor Hawkins, Drummer Foo Fighter yang ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di daerah Bogota, Kolombia (int)

CYBER88 | Jakarta - Anak 80 - 90an pasti tidak asing dengan lagu Walking After You dari grup band Foo Fighters, band rock yang berasal dari Seattle, Washington, Amerika Serikat. Band ini dibentuk pada 1994 oleh drummer Nirvana yaitu Dave Grohl setelah kematian Kurt Cobain. Sabtu, (26/03/22).

Ditengah tur Foo Fighters, kabar duka muncul setelah sang drummer, Taylor Hawkins, meninggal dunia pada usia 50 tahun.

Hal itu dikonfirmasi lewat unggahan mereka di Twitter.Taylor Hawkins Meninggal di Tengah Tur Foo Fighters dimana Everlong menjadi lagu terakhir Taylor Hawkins bersama Foo Fighters.

Menurut laporan berita lokal, Taylor ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Bogota, Kolombia, di mana band itu akan bermain di sebuah festival bernama Estereo Picnic.

Setelah kejadian tersebut, mereka pun mengumumkan bahwa mereka tidak akan tampil di Festival Estéreo Picnic di ibu kota setelah tragedi itu sehingga para fans pun terkejut dengan pernyataan tersebut dan masih tak percaya.

"Keluarga Foo Fighters hancur oleh kehilangan tragis dan terlalu dini dari Taylor Hawkins yang kami cintai. Semangat musik dan tawa menularnya akan hidup bersama kita semua selamanya."

"Hati kami tertuju pada istri, anak-anak, dan keluarganya, dan kami meminta privasi mereka diperlakukan dengan sangat hormat di masa sulit yang tak terbayangkan ini," tulis pernyataan tersebut.

"Tidak, tidak, aku tak paham. Apakah ini adalah sebuah lelucon? Apa akun mereka diretas?" tulis netizen.

"Itu bukanlah candaan, ia meninggal dunia di Bogota, di mana mereka akan tampil di festival Estereo Picnic," terang salah seorang fans.

Lahir dengan nama Oliver Taylor Hawkins di Fort Worth, Texas, ia memiliki hasrat seumur hidup untuk musik yang membuatnya bekerja sebagai drummer tur untuk beberapa musisi seperti Alanis Morissette dan Sass Jordan sebelum akhirnya bergabung dengan Foo Fighters pada 1997.

Kariernya berkembang pesat bersama Dave Grohl cs. Taylor Hawkins pun sempat dinobatkan sebagai Drummer Rock Terbaik pada tahun 2005 oleh majalah Rhythm.

Hawkins bergabung dengan Foo Fighters pada 1997 sebagai drummer pengganti setelah William Goldstein hengkang. Sebelumnya, Hawkins adalah drummer band pengiring Alanis Morissette. Di sepanjang perjalanannya bersama Foo Fighters, Hawkins telah menghasilkan 8 album studio dan 3 album kompilasi.

Sederet musisi kenamaan dunia mengungkapkan duka cita mereka atas kepergian Hawkins yang begitu mendadak. Belum diketahui penyebab kematian Hawkins. Foo Fighters menyatakan semangat musik dan tawa menular Hawkins akan hidup bersama mereka selamanya.

“Tuhan memberkatimu Taylor Hawkins. Saya suka semangat dan kekuatan rockmu yang tidak terhentikakn. Istirahatlah dalam damai temanku,” tulis pentolan Rage Against the Machine, Tom Morello, di Twitter. Sejumlah musisi kawakan dari Ozzy Osbourne, Gene Simmons, Paul Stanley hingga Ringo Star juga turut menyampaikan duka cita mereka lewat media sosial.

“@TaylorHawkins adalah orang yang benar-benar hebat dan musisi yang mengagumkan. Hati saya, cinta saya dan duka cita saya untuk istri, anak-anak, keluarga, band dan penggemarnya. See you on the other side – Ozzy,” tulis Ozzy Osbourne. Taylor Hawkins 1972-2022. Our deepest sympathies to Taylor’s family, his fans, and of course his band. pic.twitter.com/qlEaQK0uui — The Smashing Pumpkins (@SmashingPumpkin) March 26, 2022. * 

Komentar Via Facebook :