Diduga Komplotan Curanmor, Pria Ini Sempat Dihakimi Massa
CYEBER88 | Sukabumi -- Seorang pria berinisial AG (38) diamankan polisi lantaran diduga merupakan komplotan Curanmor pada Selasa (17/5). Sebelumnya, warga Parungkuda, Sukabumi tersebut sempat dihakimi massa.
Kasi Humas Polres Sukabumi IPDA Aah Saepul Rohman mengungkapkan, kejadian terjadi di Kampung Babakan RT 001/RW 014 Desa Babakan Panjang Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi.
Pencurian kendaraan bermotor tersebut, sambung dia, menimpa korban bernama Jaja Sutarja yang sedang memancing.
Ia mengatakan bahwa sebelumnya Polsek Nagrak pada selasa malam tanggal 17 Mei 2022 sekira jam 19.00 wib menerima laporan polisi terkait adanya pencurian kendaraan bermotor merk Honda Vario 150 berwarna biru Nopon F 4731 UAS
“Kami telah menerima laporan polisi perkara pencurian kendaraan bermotor dengan jenis kendaraan merk Honda Vario 150, “Kata IPDA Aah dalam keterangan tertulis yang diterima Cyber88.co.id Rabu (18/5/2022).
Aah, mengungkapkan kronologis kejadian tersebut berawal sekira jam 12.30 wib saat korban sedang memancing ikan dan memarkirkan kendaraan bermotor tersebut didepan kolam pemancingan milik Dede.
“Namun sekitar pukul 16.30 wib terdengar seperti suara sepada motor yang terjatuh, sontak koraban langsung bergegas memeriksa kendaranya yang terparkir dan didapati sepeda motor korban sudah hilang tidak ada ditempat. Korabn dan warga langsung melakukan pencarian disekitar wilayah tersebut, “Ucapnya.
Selang beberapa waktu, lanjut dia, akhirnya korban mendapat informasi dari warga tepatnya di pinggir Jalan Raya Warung Kawung Desa Balekambang terdapat orang yang ciri cirinya sama dengan teman terduga pelaku yang sempat terlihat warga menggunakan sepeda motor satria warna kuning.
Warga pun berupaya menangkap dan berhasil bahakan sempat menghakimi teman terduga pelaku sebelum pada akhirnya segera diamankan oleh anggota Polsek Nagrak dan Polsek Cibadak yang sedang patroli serta langsung dibawa ke Polsek Nagrak, “Tuturnya.
Saat ini pihak kepolisian telah mengantongi identitas pelaku utama dan masih dalam upaya pencarian, “Tukasnya.


Komentar Via Facebook :