Meninggalnya Warga Sumedang Akibat Dugaan Peluru Nyasar, Menyisakan Misteri

Meninggalnya Warga Sumedang Akibat Dugaan Peluru Nyasar, Menyisakan Misteri

TKP Dugaan Peluru Nyasar

CYBER88 | Sumedang -- Ramainya pemberitaan di sejumlah media online terkait meninggalnya Dede Roswadi (37) yang konon katanya diduga akibat adanya peluru nyasar, menyisakan misteri dan menimbulkan sejumlah pertanyaan.

Menurut tokoh Desa Sukasari yang tak mau disebut namanya, merasa tidak yakin bahwa peluru yang bersarang di tubuh korban merupakan peluru nyasar yang ditembakkan oleh polisi saat mengejar penjahat seperti rumor yang beredar dan diberitakan di sejumlah media online.

Baca Juga : Diduga Terkena Peluru Nyasar, Warga Desa Sukasari Sumedang Meninggal

Saat mendengar informasi bahwa proyektil peluru dari pinggul hingga tembus ke paha, dia merasa heran peluru nyasar bisa tembus sedalam itu.

Kata dia, kondisi seperti itu, biasanya peluru ditembakkan dalam jarak dekat.

"Peluru nyasar, atau peluru Nyosor..?,  "Herannya pada Cyber88.co.id saat melakukan penelusuran Senin, (30/5/2022).

Diketahui, tempat kejadian dimana korban merupakan mekanik, yakni di sebuah bengkel motor yang berada di Wilayah Lebak Jati Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan. 

Baca Juga : Duka Mendalam Keluarga Korban Dugaan Peluru Nyasar di Sumedang

Saat tim Investigasi Cyber88.co.id menyambangi TKP, Senin (30/5), nampak bengkel yang berada di depan sebuah rumah dan di apit oleh rumah rumah lainnya, masih diberi Garis Polisi (Pilice Line). 

Di sebelah selatan bengkel merupakan kebun, sementara di sebelah utara, adalah halaman yang tembus ke sebuah jalan lingkungan yang hanya bisa masuk satu mobil.

Menurut keterangan pemilik rumah yang berdampingan dengan TKP, bengkel tersebut, merupakan milik Uwe yang kata dia adalah kakak kandung korban.

Namun, saat kejadian, katanya, dia tidak tau persis lantaran sedang tidur.

Sementara, menurut warga lainnya, dia mengetahui adanya kejadian, saat korban telah dibawa ke rumah sakit oleh kakaknya. 

Hingga artikel ini ditayangkan, ditemui Cyber88.co.id, pihak keluarga istri korban belum mengetahui siapa sebenarnya yang menembakan peluru.

Pihaknya masih menunggu informasi dari pihak kepolisan yang sedang mendalami kasus ini.

Kusnadi, Keluarga korban berharap kasus ini segera terungkap.

Sementara itu, Polda Jabar masih menunggu informasi lengkap, terkait kasus pria Sumedang meninggal terkena peluru nyasar yang diduga dilakukan anggota Polisi.

Dikutip dari berbagai media, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan bahwa pihaknya akan objektif dalam menangani dugaan masalah tersebut. 

Hal ini, supaya pihaknya tidak keliru, dengan permasalahan tersebut dan akan di cek terlebih dahulu.(Wawan).

Komentar Via Facebook :