Kasus Penganiayaan 8 Bulan Ngendap di Polres Labuhan Batu, Kasat Ucap Akan di Cek

Kasus Penganiayaan 8 Bulan Ngendap di Polres Labuhan Batu, Kasat Ucap Akan di Cek

CYBER88 | Labuhan Batu - Juwita Ritonga warga Kelurahan Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu korban penganiayaan mengaku kecewa terhadap kinerja Polres Labuhanbatu. Kamis, (23/06/22).

Pasalnya, sudah lebih delapan bulan laporan kasus penganiayaan yang dialaminya mengendap di Polres Labuhanbatu.

Kepada wartawan Juwita menceritakan, kejadian itu dialami pada 28/9/2021 di depan SD 8 Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan lalu.

"Awal mula terjadi penganiayaan terhadap saya, karena kata-kata kasar yang dilontarkan EL ibu terlapor NR kepada anak saya yang kebetulan lewat rumah EL di daerah Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (21/6/2022) sore di Rantauprapat.

Mendengar hal itu, Juwita yang merasa di fitnah mendatangi ke sekolah tempat EL mengajar sebagai guru di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Rantau Selatan.

Sesampainya di halaman sekolah, terjadi percekcokan antara Juwita dan EL. Kemudian, menurut Juwita EL langsung menelepon anaknya NR untuk datang. 

"Tidak begitu lama NR datang langsung menganiaya saya dengan menjambak rambut saya dengan kuat. Setelah lepas dari tangan NR. Beberapa guru di sekolah tersebut datang untuk melerai," ujarnya.

Juwita yang merasa teraniaya langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolres Labuhanbatu dengan nomor : STTLP / B/ 1206/ Yan2.5/ lX/2021 / SPKT RES-LBH.

Dengan berjalannya proses pengaduan kami ke Polres Labuhanbatu, kata Juwita, di bulan Maret 2022 pernah dilakukan upaya perdamaian oleh Kepala Kelurahan Sigambal namun tidak menemukan titik terang atau gagal.

"Harapan saya, kepada bapak Kapolres Labuhanbatu agar segera menangkap pelaku penganiayaan yang dilakukan NR. Karena, sampai saat ini sudah 8 bulan lebih kasus itu mengendap," tuturnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Rusdi Marzuki saat dikonfirmasi wartawan terkait kasus tersebut, Rabu (22/6/2022) siang mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan.

"Baik Pak Kami Cek," balas Kasat singkat melalui pesan Whatsapp pribadinya. 

Komentar Via Facebook :