Abah Sugandi Laksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa yang Sadar Hukum Dengan Pertanian Herbal

Abah Sugandi Laksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa yang Sadar Hukum Dengan Pertanian Herbal

CYBER88 | Cianjur -- Masyarakat Daerah Cianjur Selatan khususnya di bagian pemukiman tataran tinggi banyaknya bermata pencaharian sebagai Petani ataupun Buruh Tani. Dengan siklus Udara yang sejuk serta lahan datar yang miring nan luas cocok untuk bertani tanaman Herbal. 

Seperti kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kp. Cilandak, RT/RW 02/11, Desa Wangunjaya Kec. Naringgul bertempat di lahan Abah Sugandi atau Abah Uwis sekaligus sebagai Penasehat Lembakum SILIWANGI patut diacungkan jempol. Pasalnya Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat pada Pertanian Herbal tersebut menghimpun Para Masyarakat Naringgul dengan membuka lapangan pekerjaan dimasyarakat serta mengurangi angka pengangguran serta angka kriminalitas dengan bercocok Tani Tanaman Herbal. 

Berbekal pengalaman yang sudah diraih oleh Abah Sugandi adalah sebagai Mantan Ketua Gerakan Pokok Tani (Gapoktan) tahun 1990  Kab. Cianjur dan juga Mantan Ketua Gapoktan Tembakau Tahun 2000 di Sleman Jogja yang dimana dirinya menyalurkan ilmu bertaninya tersebut kepada masyarakat luas untuk menjadi Ilmu yang bermanfaat dalam bercocok Tanam khususnya pada Tanaman Herbal. 

Abah Sugandi yang juga sebagai Ketua RW 11 Desa Wangunjaya menjelaskan, kegiatan pemberdayaan masyarakat yang audah saya jalankan ini berdasarkan inisiatif dari niat hati saya yang tulus agar masyarakat luas khususnya masyarakat sekitar bisa mengerti manfaat jenis-jenis tanaman herbal yang banyak nilai khasiatnya.

“Serta manfaatnya untuk  kesehatan serta para masyarakat disini saya ajak bergabung bekerja bercocok tanam bersama yang hasilnya untuk mereka juga, jadi secara gamblang saya menciptakan Lapangan Pekerjaan untuk masyarakat disini juga,” Jelas Abah Rabu (22/6/2022).

"Jenis-jenis tanaman herbal disini dari Lahan 6 Hektar yang saya punya banyaknya ditanami jenis Bajakah, Pepaya Kerayunan, Cecenet, Binahong, Jambe, Jawer Kotok, Jatong, Jarong, Kunyit Puth, Kunyit Besar, Jeruk Mangse, Talas Bening, Cengkeh, Kapol, Pohon Kopi Hitam dan jenis Tanaman Herbal Lain-lainnya,"Ucap Abah. 

Intinya dari Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat ini sangat berguna untuk masyarakat luas dari lingkungan masyarakat sekitar bisa membuka lapangan pekerjaan untuk diri mereka sendiri dalam menyiapkan bahan baku tanaman herbal dengan proses pengolahan secara alami serta dari masyarakat luar yang membutuhkan bisa datang kesini untuk membeli bahan baku tanaman herbal yang dibutuhkan dalam jumlah kecil maupun besar untuk bahan baku obat herbal,"Tuturnya. 

Maka dari itu kita sinergikan Program Desa Sadar Hukum ini dengan Bercocok Tani Tanaman Herbal Dalam Menciptakan Masyarakat Yang Adil, Makmur dan Sejahtera, Pungkasnya. (Red/LS)

Komentar Via Facebook :