Miris!!! Sarana Prasarana di SDN 2 Cidaun Cianjur Tidak Memadai, Ini Kata Lembakum Siliwangi 

Miris!!! Sarana Prasarana di SDN 2 Cidaun Cianjur Tidak Memadai, Ini Kata Lembakum Siliwangi 

CYBER88 | Cianjur -- Salah satu aspek yang seharusnya mendapat perhatian utama oleh setiap pengelola pendidikan adalah mengenai fasilitas pendidikan. Sarana pendidikan umumnya mencakup semua fasilitas yang secara langsung dipergunakan dan menunjang proses pendidikan, seperti: Gedung, ruangan belajar atau kelas, alat-alat atau media pendidikan, meja, kursi, dan sebagainya. 

Sedangkan, yang dimaksud dengan fasilitas atau prasarana adalah yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperti: halaman, kebun atau taman sekolah, maupun jalan menuju ke sekolah.

Jadi, secara umum sarana dan prasarana adalah alat penunjang keberhasilan suatu proses upaya yang dilakukan di dalam pelayanan publik. Karena, apabila kedua hal ini tidak tersedia atau keberadaannya kurang memadai maka akan mengangu stabilitas proses belajar mengajar dan akan berimbas tidak akan dapat mencapai hasil yang diharapkan sesuai dengan rencana. 

Hal tersebut disampaikan Gunawan, Penasehat Lembakum Siliwangi (LS) saat melakukan kunjungan ke SD Negeri 2 Cidaun di jl. Pringgawijaya Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun Cianjur yang merasa miris lantaran kondisi fasilitas Sarana Prasana sekolah yang belum memadai seperti meja, bangku, ruang kelas, toilet dan serta fasilitas lainnya. 

Parahnya lagi, yang menjadi Miris bagi Gunawan, yakni bangunan ruang untuk para guru dan kepala sekolah yang sudah tidak layak dengan kondisi hancur serta miring akibat lembab termakan lumut dan juga ditumbuhi ilalang seperti hutan belantara

“Sangat Miris tersayat hati untuk melihatnya. Seolah-olah, Pemerintah lewat Dinas Pendidikan Kabupaten Cianiur acuh tak acuh tak memperhatikan akan pentingnya dunia pendidikan untuk para generasi penerus anak muda bangsa, ”Ucap dia.

Gunawan mengungkapkan, sebenarnya SD ini bersifat Negeri. Oleh karena itu, Pemerintah harus bertanggungjawab penuh akan sarana prasarana fasilitas sekolah yang  memadai. 

“Jelas sebagaimana yang diatur dalam peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan serta UU Sisdiknas No 20/2003 Bab XII pasal 45, menyebut bahwa fasilitas sarana prasarana sekolah harus menunjang dalam dunia pendidikan karena untuk pentingnya proses belajar mengajar disekolah,” Ungkap Igun. 

Ia juga mengatakan, bahwa Lembakum Siliwangi akan membantu memfasilitasi permasalahan ini lewat Kementrian, Provinsi hingga Daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk benar-benar memperhatikan kondisiseperti ini dengan serius.

“Karena jelas dunia pendidikan hal terpenting untuk menciptakan generasi penerus anak muda bangsa yang berakhlak dan berprestasi untuk bela nusa, bangsa dan agama, “Tandasnya.

Kepsek SDN 2 Cidaun Mudrikah, menjelaskan bahwa phaknya sudah mengajukan RAB untuk fasilitas sarana prasarana sekolah kurang lebih sudah diajukan sekitar 5 tahun kebelakang.

“Tetapi Dinas Pendidikan beralasan bahwa SDN 2 Cidaun sudah "terakreditasi A+", jadi tidak memungkinkan bisa mengajukan pembangunan untuk fasilitas sarana prasarana sekolah ini, “Katanya

“Padahal bangunan yang sudah tidak layak dilihat diruang sebelah itu merupakan Bangunan untuk Ruangan Kepsek dan para guru makanya sementara waktu ruang kelas 6 saya pakai dahulu untuk Ruang Kepsek dan para guru sehingga kelas 3 dan 4 dalam proses belajar mengajar disatukan agar tetap bisa belajar disekolah "Jelas Mudrikah. 

Saya berharap Pemerintah khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur segera memperhatikan dari Keluhan SDN 2 Cidaun ini dari pengajuan yang sudah saya ajukan agar segera terealisasikan secepatnya agar membuat kenyamanan dalam proses belajar mengajar disekolah ini, “Tambahnya. (Jay/LS)

Komentar Via Facebook :