Rembuk Stunting di Desa Suka Maju
CYBER88 I Lamsel – Rembuk Stunting Desa Suka Maju Tahun 2022 dihadiri Perangkat Desa, Staf, Ketua BPD yang diwakili Perwakilan Camat Ruris Apdani,S.Pd Pendamping Desa Kecamatan, Saepudin dan Ihsan Subekti, Bidan Desa Suka Maju, Kader KPM dan Kader Posyandu bertempat di Aula Kantor Desa Suka Maju Kecamatan Sidomulyo Rabu, (06/07/2022).
Dalam sambutanya Kades Suka Maju Absorihim mengatakan," Selamat datang kepada bapak Sekcam dan bapak Bambang juga tak lupa kepada PKK dari Pokja satu sampai empat, selamat untuk semuanya
.kita berkumpul dipagi menjelang siang ini tidak lain untuk rembuk stunting.
Diketahui bahwa mungkin Stunting ini sudah dicanangkan oleh pemerintah namun kali ini stunting, untuk kali ini sasarannya untuk ibu hamil, jadi perhatiannya bukan hanya tugas kades saja tetapi tugas kita bersama artinya kita bersama sama memonitoring dan meloporkan ke kader bila menemukan salah satu kasus.Saya harap di Desa Suka Maju ini terlepas stunting, tidak ada lagi stunting,Ungkap Absor.
Ka Puskesmas Bambang dalam sambutanya menjelaskan Rembuk Stunting ini berfungsi sebagai musyawarah untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di Desa khususnya stunting.
"Stunting adalah kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya disebabkan oleh kekurangan gizi. Gejala dan Cara Mencegah Stunting. Stunting berkembang dalam jangka panjang karena kombinasi dari beberapa atau semua faktor-faktor yaitu kurangnya gizi kronis dalam waktu lama. Retardasi pertumbuhan intrauterine.Tidak cukup protein dalam proporsi total asupan kalori. Perubahan hormon yang dipicu oleh stres. Sering menderita infeksi di awal kehidupan seorang anak." Jelasnya.
Kurangnya pengetahuan ibu-ibu mengenai gizi sebelum hamil, saat hamil, dan setelah melahirkan. Terbatasnya akses pelayanan kesehatan, termasuk layanan kehamilan dan postnatal (setelah melahirkan).Kurangnya akses air bersih dan sanitasi. Masih kurangnya akses makanan bergizi karena ekonomi yang tergolong mahal.
Lebih lanjut,"Gejala Stunting mempunyai ciri anak berbadan lebih pendek untuk anak seusianya.
Proporsi tubuh cenderung normal tetapi anak tampak lebih muda/kecil untuk usianya. Berat badan rendah untuk anak seusianya. Pertumbuhan tulang tertunda."
"Mencegah Stunting akibat asupan gizi yang kurang layak dapat dilakukan dengan memenuhi kebutuhan gizi yang sesuai, Namun, yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana jalan yang paling tepat agar kebutuhan gizi dapat tercukupi dengan baik. Pencegahan Stunting bisa dilakukan dengan cara-cara berikut ini, Berikan anak gizi seimbang agar tubuhnya bisa bertambah tinggi dan untuk perkembangan otak anak.
Melakukan aktivitas fisik,
tidak tidur larut malam agar anak mendapat istirahat yang cukup."ujar Bambang.
Terimakasih kepada semua yang sudah hadir pada Rembuk Stunting Desa Suka Maju Tahun 2022 ini dan semoga bermanfaat bagi kita semua sehingga dapat mewujudkan sumber daya manusia yang dapat dihandalkan.(Andy)


Komentar Via Facebook :