Suharto Berharap Laporan Penganiayaan Anaknya Segera Ditindaklanjuti

Suharto Berharap Laporan Penganiayaan Anaknya Segera Ditindaklanjuti

CYBER88 | Tangamus - Penganiayaan yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 16 Juli 2022 sekitar jam 21.00 wib di lapangan sidototo Desa Kebagusan Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran yang dilakukan oleh oknum yang belum diketahui identitasnya membuat Zaki (korban) yang beralamatkan di pekon Pariaman kecamatan gunung Alip kabupatennya Tanggamus melapor kejadian ke Polsek pesawaran pada Senin (18/07) lalu.

Menurut keterangan Zaki, pelaku diduga oknum anggota kepolisian bernama Deni.  Ia pun mengaku sudah pernah berjumpa dengannya.

Sebelum kejadian saya menawarkan sebuah motor Vixion lewat jaringan sosial media, dan selanjutnya kami melakukan COD di suatu tempat yang kami tentukan di pesawaran kamipun berjumpa di situ namun tak berselang lama tiba tiba datang komplotan mobil dari arah gang."terangnya.

"Dengan mengendarai mobil jenis Suzuki  warna gold dan nopol tidak diketahui menyuruh kami masuk ke mobil yang pada saat itu kami menggunakan sepeda motor jenis Vixion warna hitam, dengan alasan motor yang kami bawa adalah motor bermasalah.

Lalu kami dibawa menggunakan mobil masuk ke areal perkebunan karet dan salah satu pelaku menodongkan senpi atau pistol warna hitam ke arah teman saya."jelas Zaki.

Ia menambahkan "kemudian dirinya dipukul oleh pelaku di bagian kepala mata dan punggung serta tangan sebelah kanan yang mengakibatkan luka memar dan lecet kemudian pelaku membawa pergi dari areal perkebunan karet ke arah pasar gedung tataan dan ia ditinggalkan di perbatasan gedong tataan atau Gadingrejo kabupaten Pringsewu.

Sehingga ia mengalami luka lebam di mata sebelah kiri tengah sebelah kanan lecet punggung terasa sakit hingga melaporkan kejadian ini ke Polsek pesawaran."lanjutnya.

Atas kejadian ini Suharto ayah Zaki mengharapkan agar laporan ini segara dapat ditindak lanjut dan segera mendapat titik terang, karena si korban mengenali pelaku dan pernah berjumpa di Polda Lampung

"Menurut keterangan anak saya, dia pernah bertemu pelaku dan mengenali pelaku adalah salah seorang Anggota kepolisian yang bernama Dani, karena ketika di Polda anak saya sempat mengobrol dengan Anggota kepolisian yang di duga pelaku tersebut."ungkapnya.Sabtu (06/08/2022)

"Saya harap kiranya aparatur penegak hukum agar dapat menemukan pelakunya dan ditindaklanjuti sehingga tidak terjadi kejadian seperti ini, saya yakin komplotan ini adalah oknum polisi sebab dilihat dari pistol cara mereka membabi buta apalagi anak saya kenal dan pernah ngobrol dengan pelaku."ujarnya.

"Kami sangat berharap agar penegak hukum jangan terlalu lama kasus ini dapat terungkap pelakunya saya yakin kalau pelakunya sudah tertangkap kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi."harap Suharto.(Dilla)

Komentar Via Facebook :