Kembangkan Potensi Daerah, Budak Banten Kian Eksis di Milad Ketiga

Kembangkan Potensi Daerah, Budak Banten Kian Eksis di Milad Ketiga

CYBER88 | Serang – Berawal dari sekedar obrolan tak serius, kini menjadi legal dengan legalitas formal. Ialah Paguyuban Budak Banten (PBB), yang kini pada Sabtu (3/9) kemarin melangsungkan miladnya yang ketiga tahun di Gedung Plaza Aspirasi Kota Serang, Provinsi Banten, yang bertajuk tasyakuran.

Meski sedikit kecewa, Ketua Umum Budak Banten, Sihabudin tetap semangat dan fokus pada tujuannya untuk menunjukkan peran secara kongkrit akan keberadaan organisasinya dan potensi para angotanya. Pasalnya, dari 85% anggota dewan yang diundang, hanya 1 yang meluangkan waktu untuk hadir, yakni Tb. Khaerul Zaman selaku anggota Komisi 3 DPR RI.

Selain itu, hadir juga Irfanul Hakim dari Kejati Banten; Komari selaku Staf Ahli Gubernur; Linda Rohayati Fatimah selaku Kabid Pengembangan SDM, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kota Serang; Ratu Niken Soraya selaku Kasi Pengemangan SDM Ekonomi Kreatif Kota Serang; Jaenudin selaku Wadir Dinas Polda Banten; dan Epi Priyanto selaku Kabag Kesbangpol Kabupaten Serang.

Sihabudin menuturkan, Budak Banten ingin berbuat dan memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk Banten, tapi juga untuk bangsa dan negara. Diharapkan nantinya agar lebih produktif, bahkan dalam berinteraksi dan bergaul agar dapat membangun kemitraan. Supaya nantinya bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Paguyuban Budak Banten memiliki slogan dalam Bahasa Sunda, yakni “Gede ku Kahayang, Nangtung ku Kawani, Tungkul ku Pangarti”, yang artinya “Besar oleh Keinginan, Bediri oleh Keberanian, Menunduk oleh Pemahaman”.

Tubagus Khaerul Zaman pun mengatakan, secara probadi dirinya mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk potensi Banten. Ia melihat Banten memiliki potensi yang sangat luar biasa potensi budaya, sumberdaya alam, juga sumber daya manusianya.

Sementara itu, Linda Rohyati, Kepala Bidang pengembangan SDM, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Banten mengaku cukup bangga, karena tujuannya adalah pelestarian tentang kebudayaan.

"Sementara kita memang identik dengan kebudayaan kearifan lokal yang harus dijaga, maka dengan mempertahankan tradisi budaya apalagi seni bela diri ini menjadikan satu kebanggaan bahwa inilah ciri khas dari provinsi Banten. Jadi sekali lagi, Dinas Pariwisata atau pemerintah Provinsi Banten siap bersama-sama untuk bersinergi dalam melaksanakan dan menjaga kearifan lokal di Banten tercinta," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :