Diduga Ada Upaya Pembodohan Publik Dalam Realisasi DAK TA 2022 di SMPN 2 Kutawaluya

Diduga Ada Upaya Pembodohan Publik Dalam Realisasi DAK TA 2022 di SMPN 2 Kutawaluya

CYBER88 | Karawang - Adanya bantuan DAK (Dana Alokasi Khusus) T.A 2022 untuk SMPN 2 Kutawaluya, Kecamatan Kutawaluya, Karawang - Jawa Barat yang dikerjakan dengan sistem Swakelola, diduga kuat adanya ketidak transparan guna membodohi publik.

Hal tersebut bisa dilihat dari Papan isasi atau plang pekerjaan yang di pasang oleh pihak SMPN 2 Kutawaluya. Dalam plang pekerjaan tersebut tidak disebutkan pekerjaan dimulai dari tanggal berapa hingga tanggal berapa ???.

Sehingga diduga kuat adanya ketidak transparan untuk upaya pembodohan publik yang dilakukan oleh pihak Panitia Pembangunan Sekolah di SMPN 2 Kutawaluya diantaranya, H Oman Rusmana HS, Dadang, Jalaludin, Marsono dan Nasep Wiganda.

Adapun DAK T.A 2022 yang didapat SMPN 2 Kutawaluya dengan sistim Swakelola ini meliputi rehab ruang laboratorium IPA beserta perabotannya dengan anggaran Rp 178.500.000, rehab 4 ruang kelas beserta perabotannya dengan anggaran Rp 572.500.000, dan rehab ruang Kepala Sekolah dengan anggaran Rp 141.781.500, dengan sistem Swakelola SMPN 2 Kutawaluya.

Adanya hal tersebut, Nasep Wiganda selaku Ketua Komite juga seorang Panitia Pembangunan Sekolah di SMPN 2 Kutawaluya, dari awal telah mempertanyakan kepada Kepala SMPN 2 Kutawaluya perihal belum adanya tanggal pelaksanaan pekerjaan rehab yang ada di plang pekerjaan yang dimulai dari tanggal berapa hingga tanggal berapanya ???.

"Sudah dipertanyakan kepada Kepala SMPN 2 Kutawaluya dan jawaban beliau (Kepsek SMPN 2 Kutawaluya.) lupa, namun beliau ada catatan perihal kapan pekerjaan tersebut dimulainya. yang terpenting di papanisasi tersebut ada keterangan 90 hari kerja." Ungkapnya

Nasep menambahkan, "Padahal jika dipapanisasi lupa mencantumkan keterangan tanggal awal dan akhir pelaksanaan pekerjaan perehapan tersebut. Apa susahnya jika di papanisasi tersebut dicatat tanggal awal dan akhir pelaksanaan pekerjaannya dengan menggunakan spidol. simple kan" Tegasnya

Adapun perihal adanya dugaan  tidak transparan hingga adanya dugaan pembodohan publik yang dilakukan pihak Panitia Pembangunan Rehab SMPN 2 Kutawaluya, Nasep enggan berkomentar.

Pada kesempatan tersebut, Nasep menyarankan kepada CYBER88 untuk menemui langsung Kepala SMPN 2 Kutawaluya yang kebetulan beliau (Oman.) ada di Sekolah. Sarannya

Hingga berita ini dipublikasi, Oman selaku Kepala SMPN 2 Kutawaluya yang diduga sebagai penanggung jawab dalam rehab dari anggaran DAK T.A 2022 belum bisa ditemui dan dihubungi. (Hys)

Komentar Via Facebook :