Rembug Stunting Desa Nglinggi Jadi Langkah Strategis Menyiapkan Generasi Sehat dan Berkualitas
CYBER88 | KLATEN – Pemerintah Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, menggelar kegiatan Rembug Stunting sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Nglinggi pada Selasa (23/6/2026) ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Klaten Selatan Anna Fajria H., M.Si, Kepala Desa Nglinggi Sugeng Mulyadi, S.Sos, Babinsa Desa Nglinggi Koramil 06/Kebonarum Kodim 0723/Klaten Serma P. Edy Setiawan, Bhabinkamtibmas Desa Nglinggi Aipda Joko Santoso, Bidan Desa Nglinggi Susi Yuniana, Amd.Keb, Ketua BPD FX Sujoto, Pendamping Desa Wiwid, para Ketua RW, perwakilan PKK, Kepala SPPG Desa Nglinggi, Ahli Gizi Puskesmas Tri Sartini, serta PLKB Klaten Selatan Rosana.
Rembug stunting merupakan forum musyawarah yang bertujuan menyepakati program dan kegiatan prioritas yang akan dimasukkan dalam RKPDes Tahun 2027. Melalui forum ini, berbagai pemangku kepentingan dapat menyampaikan masukan, usulan, dan strategi guna memastikan program penanganan stunting berjalan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.
Babinsa Desa Nglinggi Serma P. Edy Setiawan menegaskan bahwa persoalan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, upaya pencegahan dan penanganan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan, melainkan memerlukan sinergi pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, hingga keluarga.
“Permasalahan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Diperlukan sinergi seluruh elemen agar upaya pencegahan stunting dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Klaten Selatan Anna Fajria H., M.Si menekankan pentingnya komitmen bersama dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting. Ia menyebut perencanaan yang matang melalui RKPDes menjadi kunci agar program yang disusun mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Rembug stunting ini menjadi momentum untuk menyatukan persepsi dan langkah bersama dalam menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Dengan kolaborasi yang baik, cita-cita mewujudkan Generasi Emas Indonesia dapat dimulai dari desa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Nglinggi bersama seluruh unsur terkait menunjukkan keseriusan dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. Sinergi lintas sektor yang terjalin diharapkan mampu memperkuat program pencegahan stunting sehingga melahirkan generasi yang sehat, unggul, dan siap menjadi fondasi pembangunan bangsa di masa depan. (


Komentar Via Facebook :