Lembaga Adat Masyarakat 'Betkaf' Kabupaten Raja Ampat Menggelar Musyawarah Adat

Lembaga Adat Masyarakat

CYBER88 | Raja Ampat -- Lembaga Adat Masyarakat 'Betew Kafdarun' (Betkaf) Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, menggelar musyawarah adat ke-II di kota Waisai dan dihadiri Ketua Dewan Adat Papua, Mananwir Beba, Yan Pieter Yarangga, Kamis (13/10/2022).

Yan Pieter Yarangga, dalam sambutannya menyatakan bahwa, Kepala adat atau Kepala suku dipilih oleh masyarakatnya untuk mengemban misi dan bersaksi tentang kebenaran Tuhan semesta alam. Selain itu, lanjut Yarangga, bahwa suku bangsa Biak tersebar di seluruh tanah Papua dan memiliki populasi yang meningkat.

“ Di gereja ini, saya menyaksikan suku bangsa Biak tersebar di seluruh tanah Papua dan memiliki populasi yang sangat meningkat," ujar Yarangga.

Ia juga menegaskan bahwa telah terjadi degradasi penduduk papua yang begitu tinggi. Kata Yarangga, ini merupakan tantangan yang menjadi tanggung jawab bersama untuk gumuli kepada Tuhan kepada Tuhan yang maha kuasa.

Yarangga, juga menyatakan, bahwa Suku Betew Kafdarun merupakan bagian dari seantero suku bangsa yang berjumlah lebih dari 300 suku di atas tanah Papua yang misteri ini. Lebih lanjut disampaikan, eksistensi suku-suku ini ada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“kita bagian dari Papua, Papua bagian dari Indonesia dan Indonesia bagian dari seluruh dunia”. Terang Yarangga. 

Terkait pernyataan tersebut, Yarangga, menjelaskan bahwa Raja Ampat bukan saja bagian dari suku-suku yang mendiaminya. namun, Raja Ampat juga disentuh oleh negara-negara dunia.hal ini 
lanjut Yarangga, merupakan salah satu indikator.

Sementara itu Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, dalam sambutannya memberikan apresiasi serta meminta agar apapun dinamika yang timbul dalam musyawarah tersebut dapat mengedepankan asas culture.

Menurut Bupati AFU, kegiatan Pemilihan kepala suku ataupun kegiatan musyawarah lembaga adat memang harus selalu mengedepankan nilai-nilai adat itu sendiri. Ia berharap agar pelaksanaan musyawarah tersebut berjalan lancar dan damai.

Berdasarkan informasi yang himpunan, kegiatan musyawarah tersebut akan dilaksanakan selama 
2 hari, yakni pada hari Kamis 13 Oktober hingga Jumat 14 Oktober 2022. Adapun thema yang diusung pada kegiatan musyawarah adat kali ini adalah " Menata Kelembagaan Adat Menuju Masyarakat Adat Suku Betew Kafdarun yang 
Kokoh, Bermartabat dan Sejahtera."

Komentar Via Facebook :