KPM di Desa Cibentar Ungkap Adanya Pungutan BPNT dan BLT BBM, Kades: Itu Kebijakan Untuk Jasa Antar

KPM di Desa Cibentar Ungkap Adanya Pungutan BPNT dan BLT BBM, Kades: Itu Kebijakan Untuk Jasa Antar

CYBER88 |Majalengka -- Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Cibentar Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka Jawa Barat, mengungkapkan adanya pemungutan uang sebesar Rp.25 ribu pasca  pembagian BPNT yang berbarengan dengan BLT BBM beberapa waktu lalu 13 September 2022.

Salah satu KPM mengatakan, pungutan yang yang dilakukan oleh Ketua RT yang tak jelas peruntukannya adalah, Rp.15 ribu dari BLT BBM dan Rp.10 ribu dari BPNT. Mereka pun meminta kejelasan untuk apa uang tersebut.

“Pada saat itu, setelah kami menerima bantuan BLT BBM dan BPNT, kami diminta menyerahkan uang. Memang uangnya tidak seberapa hanya Rp.15 ribu dari BLT BBM dan BPNT Rp.10 ribu tapi peruntukannya saya tidak tahu,” Ungkap KPM yang tak mau disebut namanya itu.

“Dan kami menginginkan adanya kejelasan uang tersebut dari pihak pemerintah Desa biar kami  tidak memiliki prasangka yang negatif , “Imbuh dia.

Dia pun mengatakan, bahwa sebelum pengambilan uang di kecamatan, KPM dikumpulkan dulu untuk menerima arahan dari kadusnya masing-masing dan untuk KPM di Desa Cibentar ada 828.

Menanggapi hal ini, Rosid Priyatna, Kepala Desa Cibentar mengaku baru tau adanya pemungutan yang dilakukan oleh Ketua RT. Ia pun menandaskan, bahwa hal itu tidak boleh dilakukan karena melanggar atura.

“Kami baru tau adanya informasi ini, dan kalau ada pungutan menurut saya itu tidak dibenarkan. Saya jamin pihak RT- RT disini tidak ada yang memungut BLT BBM dan BPNT,” Ucap Rosid saat dihubungi Cyber88.co.id via WhatsApp.

Rosid menjelaskan, terkait pembagian BPNT, pihaknya hanya memberi kebijakan ada timbal balik dari KPM untuk jasa mengantarkan bantuan tersebut. Itu pun, sambung dia, nilainya bervariativ tergantung keiklasan KPM yakni dikisaran Rp.5-10 ribu karena para KPM jauh dari lokasi. 

“Intinya tidak ada pemaksaan,” Tandas dia.

Meski demikian, Kepala Desa Cibentar meenyebut, akan menghadirkan para Ketua RT kalau memang ada warga yang merasa keberatan dengan kebijakan ini supaya ada kejelasan.Ia pun mempertanyakan siapa orangnya yang merasa keberatan. (Wawan)

Komentar Via Facebook :