Beberapa Warga Desa Sukawangi Sumedang, Pertanyakan Program Pamsimas, Sampai Saat ini Belum Terasa Manfaatnya

Beberapa Warga Desa Sukawangi Sumedang, Pertanyakan Program Pamsimas, Sampai Saat ini Belum Terasa Manfaatnya

CYBER88 | Sumedang - Pemerintah menggelontorkan anggaran ratusan juta untuk setiap titik kegiatan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tujuanya guna meningkatkan tarap hidup bersih dan sehat di lingkungan Masyarakat.

Dengan adanya Program tersebut Pemerintah membantu Masyarakat mendapatkan kebutuhan Air bersih dan Sanitasi yang sifatnya berkelanjutan

Namun program Pamsimas di Desa Sukawangi, Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Jawa barat, meskipun pasilitas sudah tersedia belum bias dirasakan sepenuhnya oleh para penerima manfaat. Pasalnya, sampai saat ini airnya belum mengalir. 

Hal itu tentu saja dikeluhkan oleh oleh para penerima manfaat, terutama yang sudah membayar administrasi untukmendapatkan air bersih. 

Seperti dikatakan salah warga yang merasa kecewa lantaran belum juga mendapatkan air bersih. Padahal, dia sudah membayar administrasi yang ditentukan oleh pihak Pokmas.

"Sampai saat ini saya belum bisa merasakan dari Program Pamsimas tersebut, padahal untuk biaya pemasangan dengan nilai Rp. 500 ribu sudah saya lunasi, “Ucap warga yang tak mau disebut namanya itu, pada Cyber88.co.id, Kamis (3/11/2022)

Menurutnya, Program Pamsimas di Desa Sukawangi rencananya akan disalurkan kepada 6 RW, yang terdiri dari : RW. 5, 6, 7, 8, 9 dan 10,  dengan rincian per RT 5 (KPM) Penerima Kelompok Mampaat jadi total keseluruhannya ada 100 KPM.

Hal senada juga diungkapkan oleh warga lainnya. Ia mengatakan sudah membayar uang sejumlah Rp.500 ribu tapi air belum juga mengalir ke Rumahnya. Ia pun mengungkapkan, bahwa sudah menyampaikan keluhan tersebut pada pihak Pokmas. 

Kata dia, menurut keterangan dari Pokmas, persoalan ini terjadi karena terkendala di pembelian pulsa listrik yang mencapai Rp.800 ribu sampai 1 juta. 

“Kata Pokmas, sudah tidak ada dana untuk pulsa. Selama percobaan juga katanya menggunakan dana talang sehingga panitia dan tim sudah kewalahan karena tidak ada angaran dari bantuan pemerintah,” Ujar warga menirukan ucapan pihak Pokmas.

Dari informasi yang disampaikan oleh Pokmas, Lanjut dia, disetiap RW hampir sudah semuanya melunasi administrasi kecuali RW 7 yang belum sama sekali.

Terkait kondisi tersebut, beberapa warga yang ditemui Cyber88.co.id, menginginkan adanya keterbukaan terkait keuangan yang masuk pada pihak panitia. Karena jangan sampai persoalan ini makin memanas terutama di seputaran warga yang sudah memenuhi kewajibannya.

Dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Rabu (2/11) untuk diminta tanggapan terkait persoalan yang terjadi di desanya, Nia, Kepala Desa Sukawangi tak bias dihubungi.

Sementara itu, Sekdes Sukawangi saat dikonfirmasi melalui sambungan Whats App mengatakan bahwa bahwa pihak Pemerintahan Desa tidak terlibat sama Program-Program yang masuk ke Desa, karena katanya itu bukan Program Desa, Tapi program yang masuk ke Desa. (Kijadug)

Komentar Via Facebook :