Anak Lumpuh Korban Aniaya Ayah Tiri Disambangi Menteri Sosial RI

Anak Lumpuh Korban Aniaya Ayah Tiri Disambangi Menteri Sosial RI

Kunjungan Bu Risma kepada R korban penganiayaan oleh ayah tirinya di Desa Candi Reho, Kab. Indragiri Hulu, Riau (ist)

CYBER88 | Inhu - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Dr. (H.C) Ir. Tri Rismaharani, M. T melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau. Kamis, (03/11/22).

Dalam rangka menghampiri anak korban kekerasan yang viral beberapa waktu di media sosial pada Oktober lalu ke desa Candi Rejo kecamatan Pasir Penyu Inhu. 

BACA JUGA : Ayah Aniaya Anak Tiri Hingga Lumpuh Masuk DPO Polda Riau

Dalam penyampaian Mensos Risma, Kekerasan Fisik merupakan tindakan yang tidak pantas di dapat oleh anak di bawah umur. Hal ini membuat saya prihatin hingga saya datang kesini, apa lagi korban mendapat kekerasan dari orang tua sendiri.

Tindakan kekerasan terhadap anak dibawah umur di harapkan dapat upaya hukum lebih berat kepada pelaku kekerasan, ulasannya.

"Saya sangat perihatin sekali atas kejadian ini, kemudian besar harapan saya, khususnya di Kabupaten Inhu ini, semoga kejadian kekerasan terhadap anak tidak terulang kembali. Dan ini semoga kejadian yang terakhir kalinya," tegasnya.

BACA JUGA : Kombes Asep Darmawan: MR Mengaku Kerap Disiksa Ayah Tirinya Karena Minta Uang Jajan

Bentuk prihatinya, kementerian sosial RI telah  memberikan layanan residensial berupa rumah perlindungan, pemulihan kondisi fisik, dan konseling psikologis untuk memulihkan trauma seperti terapi bermain.

Kemudian memberikan bantuan berupa sembako (beras, telur, minyak goreng, sarden, gula), nutrisi (susu, multivitamin, kacang hijau, madu, biskuit, milo, kokokrunch), perlengkapan kebersihan, buku mewarnai, dan mainan edukatif (lego, plasticin, puzzle, mobil-mobilan).

Saat ini  bibi korban yang merawatnya, juga diberikan bantuan pemberdayaan kewirausahaan berupa bantuan usaha warungan.

Sebelumnya, kasus R (10) viral di media setelah ia menerima kekerasan fisik dari ayah tirinya, dan kemudian ditinggal oleh ibu kandungnya di rumah sakit.

R menderita luka lebam disekujur tubuh kekerasan yang dialaminnya. R ditampar pada bagian muka menggunakan sendal, dicekik, disabet, diinjak di bagian punggung, kaki kanan, dan area dekat kemaluannya disundut rokok sehingga mengakibatkan lebam dan luka di sekujur tubuhnya;

Kasus R dilaporkan oleh bibi nya ke Polda Riau, dan sudah mendapatkan penanganan dimana ayah tiri dan ibu kandung sudah ditangkap;

Setelah menerima rehabilitasi di Sentra Abiseka, saat ini R dikembalikan ke keluarga dan diasuh oleh bibinya.

Dalam giat kunjungan Kemensos turut hadir kepala biro umum Kemensos RI Wiwiek Widiyanti, Staff Khusus Menteri Sosial Republik Indonesia Don Rozano,
Staff Khusus Menteri sosial Republik Indonesia Luhur Budijarso, ADC Kemensos RI, Wisnu Robi, Sub Protokol Kemensos RI, Anisa, Walpri dari Polri Doyo, Pramono, Kepala Abiseka Rumbai Pekan Baru Provinsi Riau Agus Hasyim Ibrahim, Direktur Anak Kemensos RI Kanya Eka Santi, UPT PPA Provinsi Riau Frida serta Bupati Inhu. 

Selain bantuan rumah, pada kunjungan itu Mensos turut memberi santunan kepada MR dan keluarga. Bingkisan mainan, sepeda dan perlengkapan sekolah juga ikut diserahkan.

Komentar Via Facebook :