Lurah Gerem : Apresiasi Untuk Pemerintah Kota Cilegon 

Lurah Gerem : Apresiasi Untuk Pemerintah Kota Cilegon 

Salah satu rumah warga yang menerima bantuan RS-RTLH Kota Cilegon 2022 di link Watu Lawang Kelurahan Gerem (23/11/2022)

CYBER88 | Cilegon – Kelurahan Gerem mendapat kunjungan dari Dinas Sosial Kota Cilegon guna melakukan monitoring terakhir setelah 100 persen pekerjaan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) di Kelurahan Gerem selesai di kerjakan. Rabu (23/11/2022)

Rutilahu merupakan salah satu kegiatan penanganan fakir miskin yang diselenggarakan Kementerian Sosial dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal fakir miskin melalui perbaikan/rehabilitasi kondisi rumah tidak layak huni dengan prioritas atap, lantai, dan dinding serta fasilitas MCK.

Dedi Supardi, Petugas pelaksana kegiatan monitoring dari Dinas sosial yang di jumpai di lokasi monitoring Link Watu Lawang, di dampingi kasi Kesos Kelurahan Gerem Liswati, S.E, menjelaskan, "Ini merupakan monitoring terakhir, yang mana kita mencapai finish dari kegiatan Rutilahu yang sudah di kerjakan di Kelurahan Gerem ini," katanya.

Program ini merupakan program Hibah Bansos
Mandiri Kota Cilegon jadi semua bentuk hibah itu ada di aplikasi Hibah Bansos Mandiri kota Cilegon yang diawali dari kegiatan musrembangkel.

"Di bantu pendamping kelurahan yang setia, pekerjaan ini termonitoring dengan baik dan cepat, ada 11 rumah warga di sini yang benar-benar memprihatinkan dan harus di bongkar total, dengan anggaran yang sama yaitu 15 juta di masing-masing penerima bantuan, mereka bisa memulai merenovasi rumahnya, walau tidak semua pembiayaan di bantu pemerintah." Jelasnya.

Sementara, Fasilitator Kelurahan Gerem, Afa Sukuan yang selama ini setia mendampingi serta mengawasi pembangunan Rutilahu ini mengatakan,
" Saya sangat apresiasi sekali dengan program pemerintah Kota Cilegon terutama programnya ini adalah untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni," ucapnya.Dari 12 rumah yang diajukan waktu itu, salah satunya sudah masuk ke dalam program DPWKEL sehingga tidak bisa double anggaran.

"Jadi yang di cover dari program rutilahu yang dikeluarkan atau di fasilitas di sini ada 11 rumah dari 11 rumah ini hitungannya ada beberapa rumah yang memang harus dibongkar total, paling tidak dana ini adalah  ini sebagai dan awal atau dana pemicu bagi stimulan bagi KPM atau penerima hak untuk bisa dibilang membongkar atau merehab rumah." Jelasnya.

Kedepannya harapan kami selaku pendamping kegiatan ini bisa tetap berlanjut karena memang masih banyak warga di kota Cilegon ini yang ekonominya itu mungkin di bawah rata-rata dan membutuhkan bantuan.

Dalam bentuk bantuan rehabilitasi rutilahu ini yang khususnya di kelurahan Gerem ini masih ada yang belum terjamah sama sekali. 

" Saya berpesan kepada pemerintah tetap semangat tetap konsisten dengan program-program sosial seperti ini khususnya untuk masyarakat kota Cilegon," katanya.


Di jumpai di ruang kerjanya Lurah Gerem, Rahmadi Rahmidin, yang sangat aktif di semua kegiatan kemasyarakatan dan menjadi inspirator ini sangat mengapresiasi atas apa yang di lakukan pemerintah dalam membangun wilayahnya.

"Alhamdulillah hari ini sudah dilakukan monitoring oleh pihak dinsos ya selaku Leading Sector dari kegiatan Rutilahu ( Rumah tidak layak huni ) yang ada di Kelurahan Gerem."

 "Kami dari pemerintah kelurahan Gerem mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada dinas sosial dan pemerintah kota Cilegon yang telah menggulirkan program bedah rumah atau rutilahu di wilayah kami, mudah-mudahan ke depan program-program serupa yang berkaitan dengan kemasyarakatan ini bisa terus dipertahankan syukur -syukur bisa ditingkatkan lagi agar masyarakat kami khususnya di Kelurahan Gerem bisa lebih merasakan manfaatnya lagi dari pembangunan yang ada di kota Cilegon," tuturnya.

Komentar Via Facebook :