Masyarakat Gampong Lhok Pu'uk Yang Terkena Abrasi Terima Bantuan dari Anggota DPR

Masyarakat Gampong Lhok Pu

Ilustrasi Internet

CYBER88 | Aceh Utara - Ketua DPR Aceh Saiful Bahri (Pon Yahya) meminta kepada Mawardi (Tgk Adek) untuk meninjau lokasi Abrasi di Gampong Lhok Pu'uk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Kamis,(1/12/22).

Kedatangan Tgk Adek dan rombongan disambut baik oleh tokoh masyarakat Seunuddon dan masyarakat Gampong Lhok Pu'uk, dalam tinjauan tersebut pihaknya menyerahkan beberapa bantuan untuk masyarakat yang rumahnya hanyut kedalam laut akibat abrasi pasang purnama.

Rombongan anggota DPR Aceh, Koramil 09/SDN, Polsek Seunuddon, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat (ist)

Dihadapan masyarakat, Tgk Adek menyampaikan abrasi Pantai Lhok Pu'uk mengatakan pihaknya dari DPR Aceh melalui pimpinan sudah menyuarakan tentang kondisi masyarakat yang terkena terdampak abrasi. Tetapi langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah saat ini belum terlihat, mungkin mereka lagi mengumpulkan data-data," ujar Mawardi.

Ia juga menyampaikan bahwa Kami DPR Aceh sudah melakukan beberapa langkah advokasi memanggil balai mempertanyakan dan bagaimana mencari sebuah solusi terhadap penyelesaian hal tersebut, tentunya melalui pimpinan DPR Aceh.

Saat disinggung terkait penyampaian kondisi abrasi pantai Seunuddon oleh dirinya diruang sidang Paripurna DPR Aceh beberapa waktu lalu dihadapan Pj Gubernur Aceh dan Ketua DPR Aceh, Tgk Adek mengatakan dalam ruang sidang paripurna beberapa waktu yang lalu dimana disitu tidak ada hak jawab.

"Kalau kita lihat secara psikologis wajah Pj Gubernur Aceh sangat perhatian terkait kondisi dampak abrasi tersebut. Tapi dalam konteks tindak lanjut secara nyata kita belum melihat,  tapi kalaupun ada perintah dan instruksi kepada SKPA terkait kita belum tahu. Intinya kita melihat beliau sangat serius memperjuangkan dan kita berharap beliau turun ke lapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya," harap Tgk Adek.

"Kita melihat kondisi secara riil dampak abrasi tersebut, kondisi ini nanti akan kami laporkan kepada pimpinan dan ini juga merupakan bagian dari kerja-kerja Anggota DPR Aceh melalui kami sebagai parlemen kami berkolaborasi dengan pengurus Partai untuk bisa membantu masyarakat yang terkena musibah," ujarnya.

"Laut itu merupakan kewenangan nasional dibawah kementerian dalam artian kita juga sudah melakukan dan memanggil balai, itukan merupakan sebuah langkah positif dan harapan kita ke depan pemerintah harus cepat hadir terkait jeritan rakyat, karena ini menyangkut dengan hajat hidup orang, dan semakin ada pembiaran itu kan semakin merugikan, kalau sampai badan jalan itu terkena abrasi maka kita akan rugi," pungkasnya.

Mawardi (Tgk Adek) didampingi oleh Panglima Wilayah Tgk. Abu Bakar (Abu Len), Panglima Muda D-IV Wilayah Pasee M. Jhony, Anggota DPRK Aceh Utara fraksi Partai Aceh, Tgk. Fikar, Toke Bedak, dan simpatisan Partai.

Turut hadir juga dalam tinjauan tersebut anggota Koramil 09/SDN, Polsek Seunuddon, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat. (Red/Marzuki)

Komentar Via Facebook :