Musrenbang 4 Kecamatan, Bupati Gunungkidul Targetkan Peningkatan SDM dan Tanggulangi Kemiskinan

Musrenbang 4 Kecamatan, Bupati Gunungkidul Targetkan Peningkatan SDM dan Tanggulangi Kemiskinan

CYBER88 | Gunungkidul - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kapanéwon/Kecamatan Rongkop, Girisubo, Tepus, dan Tanjungsari dihadiri langsung oleh Sunaryanto, Bupati Gunungkidul, yang didampingi Kepala OPD, Senin (30/1).

Pada kesempatan tersebut, Panéwu/Camat Rongkop, Aris Pambudi menyampaikan kondisi kapanéwon yang berbatasan dengan Pracimantoro, Jawa Tengah, ada beberapa program prioritas yang diusulkan, salah satunya adalah penanganan stunting.

Selain itu, di Kapanéwon Rongkop juga terdapat banyak sekali situs budaya, kelompok seni, dan kerukunan yang masih kental.

Kendati demikian, Bupati berharap Pemerintah Desa, Kapanéwon menyusun prioritas pembangunan yang menitikberatkan untuk peningkatan SDM serta penanggulangan kemiskinan.

"Usulan dari perangkat kelurahan dan masyarakat agar supaya ditampung dan diakomodir sebagai upaya pencapaian pembangunan,” kata Bupati Sunaryanto.

Di Kapanéwon Girisibo, Bupati meminta RKPD menjadi awal perencanaan, sebab penyusunan progam yang tepat akan menjadi tolak ukur dalam keberhasilan pembangunan.

"Kolaborasi yang baik harus dibangun semaksimal mungkin. Penganggaran dan eksekusi tidak bisa berdiri sendiri semuanya harus bersinergi baik Eksekutif dan Legislatif,” papar Sunaryanto.

Sementara di Kapanewon Tepus, Bupati meminta Perangkat Desa agar memetakan potensi Sumber Daya Alam yang ada. Selain itu, Ia juga menekankan agar penggunaan produk dalam negeri.

"Semua pemangku kepentingan diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi dengan adanya Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) ini. Nanti tahun 2025 semua akan terkoneksi,” katanya.

Di Kapanéwon Tanjungsari, Bupati menekankan potensi pantai yang dimiliki oleh kapanéwon ini untuk digarap semaksimal mungkin. Dirinya juga menyinggung masalah investasi dan digitalisasi.

"Jika ada investor, supaya berkoordinasi dengan masyarakat sekitar pemerintah. Jangan sampai menjadikan polemik di kemudian hari,” paparnya.

Dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD ini sudah sesuai dengan amanat Undang-Undang untuk diajukan ke Musrenbang RKPD tingkat Kabupaten.

Musrembang RKPD Kapanewon Tanjungsari Tahun 2024 ada beberapa sektor yang diprioritaskan, seperti bangunan Kantor Kapanewon dan Pendopo. Sedangkan sektor prioritas yang lain seperti pariwisata, UMKM, dan pengembangan keterampilan pengolahan hasil laut serta hasil pertanian tentunya dari penduduk lokal.

Menurut Bappeda Gunungkidul, penanganan tingkat kemiskinan di Gunungkidul  meningkat pesat dengan hasil menurunnya jumlah kemiskinan. Hal ini butuh kreativitas dalam pengembangan hasil pertanian, perikanan, dan peternakan, sehingga membuka lapangan kerja lokal.

“Potensi perekonomian di kawasan wisata bagus untuk ditingkatkan kualitas dan keterampilan, sehingga dapat meningkatkan penghasilan penduduk lokal. Insfastruktur yang sangat dibutuhkan di wilayah Tanjungsari yaitu pelebaran dan perbaikan jalan akses menuju kawasan pantai. Tanah SG agar dikelola dengan baik, maka Kalurahan yang memiliki tanah SG agar dimanfaatkan untuk kepentingan warga setempat,” jelasnya.

Di tahun depan, ungkap Bupati, kemungkinan besar JJLS akan dibuka dan berpotensi.  Silahkan dimanfaatkan jangan sampai peluang ini akan dimanfaatkan oleh investor dari luar dan kita sebagai masyarakat lokal jangan hanya melihat saja. (Wiji/Pur)

Komentar Via Facebook :