Diduga SOP Penangan Terhadap Pasien Di Puskesmas Rengasdengklok Buruk

Diduga SOP Penangan Terhadap Pasien Di Puskesmas Rengasdengklok Buruk

CYBER88 | Karawang - Sebelumnya pernah diberitakan perihal dugaan abainya terhadap SOP dalam Penangan penyelamatan Pasien Resti (Beresiko Tinggi) warga Desa Rengasdengklok Selatan yang berdomisi di Desa Amansari di Puskesmas Rengasdengklok, Kamis (09/03/2023) silam hingga membuat dr Cucu Siti Minfalah selaku Kepala Puskesmas Rengasdengklok meminta maaf atas kelalaian petugas medisnya.

Tak hanya itu, dr Cucu pun langsung memberikan pembinaan terhadap para tenaga medisnya perihal SOP Penanganan Penyelamatan terhadap pasien, bahkan memberikan edukasi Drills Responsive Emergency atau pelatihan tanggap darurat terhadap pasien.

Sangat disayangkan, pembinaan dan edukasi yang telah diberikan kepada para tenaga medis yang ada di Puskesmas Rengasdengklok, seolah tidak gubris oleh tenaga medisnya sendiri. Hal itu terjadi karena adanya kembali sebuah kejadian dimana SOP dipertanyakan ketika ada polemik yang terjadi pada (30/03/2023)

Kini, Kamis (06/04/2023) terjadi kembali adanya dugaan abai SOP dalam penanganan terhadap Pasien IGD atas nama Andu, warga Dusun Bojongkarya 2 RT 07/02 Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang - Jawabarat, yang masuk IGD Puskesmas Rengasdengklok pada pukul 00:17 Wib.

Kedatangan pasien Andu tersebut langsung ditangani dan dilakukan pemeriksaan oleh tim medis yang piket dengan hasil pemeriksaan sementara bahwa Pasien diduga mengalami syaraf sehingga perlu dikonsultasikan kepada dokter, bahkan untuk darahnya pun rendah hanya ada 90. dan dari hasil konsultasi tersebut, Pasien harus di rujuk ke RSUD Karawang.

Namun amat sangat disayangkan, setelah adanya hasil dari dokter bahwa Pasien harus dirujuk. Pasien dibiarkan begitu saja terbaring lemas karena sudah beberapa hari tidak bisa masuk makanan dan minuman, tanpa adanya infusan yang diberikan tim medis yang piket saat itu, sehingga menimbulkan sebuah tanda tanya (?)

Apakah SOP dalam penanganan penyelamatan terhadap Pasien yang akan dirujuk, baru bisa diberikan infusan pada saat akan berangkat ke Rumah Sakit rujukan?. seperti yang diungkap petugas piket di ruang IGD Puskesmas Rengasdengklok kepada CYBER88, Kamis 06/04/2023 pukul 01:23 wib

"Nanti infusan akan dipasang pada saat pasien akan berangkat dirujuk."

Hingga berita ini dipublikasi, dr Cucu Siti Minfalah selaku Kepala Puskesmas Rengasdengklok belum bisa memberikan keterangan perihal dugaan gagalnya dalam memberikan pembinaan dan edukasi terhadap para tenaga medisnya.

Komentar Via Facebook :