Akhirnya Abas Dirangkul Pemerintah Pekon Sukarame 

Akhirnya Abas Dirangkul Pemerintah Pekon Sukarame 

CYBER88 | Tanggamus, Lampung – Menindak lanjuti informasi yang tersiar di sosmed, bahwa ada masyarakat yang terlantar,

Pejabat sementara ( PJ ) Pekon Sukarame bersama Staf Kecamatan Talang Padang mendatangi lokasi dimana seorang laki laki yang bernama Abas hidup di lingkungan kumuh, Selasa (11 April 2023).

Awal kejadian tersebut bermula di ketahui oleh seorang relawan perduli, Emita Rosa warga Sinar Banten Kecamatan Talang Padang yang mendengar bahwa ada kabar seorang laki laki tidur di dekat kali dengan beratapkan terpal sobek bercampur sampah dilingkungan kumuh dan di ketahui orang tersebut bernama Abas.

Yang menurut masyarakat sudah bertahun tahun tinggal disana sehinga Abas nampak seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Setelah didatangi dan diadakan pendekatan ternyata Abas bukan termasuk (ODGJ) karena masih bisa  diajak kumunikasi hanya karena tak terurus sehinga nampak kumuh, dan tidak terurus.
 
Setelah 16 hari Emita Rosa bersama kawan-kawan mengadakan pendekatan kepada Abas, akhirnya Abas yang dulu kumal rambut gimbal, baju yang sangat kotor menjadi bersih dan rapih, begitu pun dengan tempat tinggalnya yang selama ini hanya beralaskan plastik dan beratapkan terpal untuk menjadi sebuah gubuk tempat tinggalnya seketika berubah.

Mendapat informasi itu, Pemerintahan Pekon Sukarame dan didampingi jajaran Kecamatan Talang Padang, aparatur pekon turun langsung melihat kondisi saudara Abas.

Atun selaku PJ Sukarame menuturkan, bahwa "selama ini Abas disangka orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) oleh masyarakat setempat, ternyata setelah di konfirmasi Abas sebenarnya sehat hanya saja karena sudah bertahun tahun tidak terurus, maka Abas nampak seperti (ODGJ)," tuturnya.

"PJ pekon Sukarame akan memfasilitasi kepengurusan Kartu Keluarga dan KTP Abas agar bisa mendapat bantuan dari pekon ataupun dinas terkait," imbuhnya.

Sementara, Yuli staf Kecamatan Talang Padang menyampaikan, "yang harus lebih utama adalah tempat tinggal, karena saudara Abas ini harus bisa tinggal di tempat yang lebih layak,  dan juga dari Kecamatan akan berusaha agar Abas dapat memiliki hidup yang lebih layak lagi," tutup Yuli.(yunt)

Komentar Via Facebook :