Ratusan Pedagang Pasar Banjaran Antusias Datang ke Kantor PT BNP Ambil Kunci Tempat Relokasi
CYBER88 | Bandung -- Relokasi para pedagang pasar banjaran ke tempat yang sudah disediakan oleh pihak PT Bangun Niaga Perkasa (BNP) selaku pemenang tender Revitalisasi pasar Banjaran direncanakan akan dilaksanakan dari mulai tangga 29 Mei hingga 1 Juni 2023.
Untuk para pedagang kering seperti pakaian direlokasi ke alun alun Banjaran, sedangkan untuk para pedagang yang berjualan seperti sayur mayur dan lainya disediakan tempat di lokasi bekas TPS.
Relokasi tak hanya dilakukan pada para pedagang yang berjualan di bangunan utama pasar. Para pedagang kaki lima yang berjualan setiap hari dari pulul 00 sampai pukuk 6 pagi WIB di sepanjang jalan raya Banjaran juga akan direlokasi.
Direlokasinya para pedagang kaki lima yang kerap menimbulkan berbagai persoalan, mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Pasalnya, keberadaan para pedagang tersebut dinilai membuat pasar Banjaran makin kumuh. Terkadang, di pagi hari membuat jalanan makin macet sehingga menganggu aktifitas warga lainnya yang melintas ke area tersebut.

Pantauan Cyber88.co.id Senin (22/5) di Kantor PT BNP yang berada di Jalan Statsiun, ratusan para pedagang pasar Banjaran dan para pedagang kaki lima yang akan direlokasi nampak begitu antusias untuk menempati tempat baru yang sudah disediakan oleh pihak PT BNP. Mereka mengantri untuk mendapatkan kunci kios yang akan ditempati mereka untuk berjualan.
Ditemui awak media, sejumlah pedagang di kaki lima mengaku senang akan segera berjualan di tempat yang baru lantaran berjualannya tidak akan dikejar kejar waktu dimana harus segera berbenah apabila matahari terbit. Terlebih nantinya apabila pasar sudah selesai dibangun mereka juga akan berjualan dengan nyaman di pasar sehat tersebut.
Hal serupa disampaikan oleh para pedagang yang berjualan di bagunan utama pasar. Mereka menyambut baik program Revitalisasi dengan harapan ketika berjualan di pasar yang lebih modern mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan dan toko modern, sehingga dapat meningkatkan omset penjualan.
Sementara itu, H. Dadang Karsono, perwakilan dari PT BNP saat ditemuai dikantornya mengatakan sudah lebih dari 600 pedagang yang sudah mengambil kunci kios yang berada di tempat relokasi.
“Hari ini juga yang datang ke kantor lebih dari 400 pedagang,” Ujarnya.
Kata H. Dadang, mayoritas para pedagang, juga sejumlah elemen termasuk tokoh tokoh Banjaran sangat mendukung program Revitalisasi ini. Bahkan, sambung dia, pihaknya pada tanggal 25 Mei 2023 akan mensosialisasikan progres Revitalisasi ini pada semua ormas, LSM dan OKP yang ada di Banjaran yang sudah menyatakan dukungan terhadap Revitalisasi.
Ditanya soal adanya gugatan dari sebagian pedagang yang tergabung dengan Kerwappa di PTUN Bandung, H. Dadang mengatakan bahwa itu merupakan Hak Konstitusional sebagai warga Negara. Sebab, pihaknya hanya menjalankan apa yang menjadi program Pemerintah Kabupaten Bandung yang sudah masuk dalam RPJMD.
Lebih lanjut H.Dadang menjelaskan bahwa pihaknya melakukan kegiatan di Pasar Banjaran ini berpedoman pada Surat Keputusan Bupati Bandung Nomor: 6021/Kep 73-Disperkimtan/2023 tentang Penetapan Mitra Bangun Guna Serah Pasar Sehat banjaran Kabupaten Bandung dan Surat Keputusan Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung selaku pengelola barang milik daerah Nomor: 0621/Kep64-Disperkimtan/2022 tentang penetapan pemenang Mitra Bangun Guna Serah Bangunan dan pengelolaan pasar sehat Banjaran.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah pedagang yang tergabung dalam Kerwappa melakukan penolakan atas Revitalisasi Pasar Banjaran. Bahkan, bersama kuasa hukumnya melakukan gugatan di PTUN Bandung.
Tak hanya itu, para pedagang yang menolak Revitalisasi melakukan berbagai aksi. Teranyar, mereka melakukan unjuk rasa. Namun disatu sisi, dukungan terkait Revitalisasi tersebut terus mengalir. (Den’s)


Komentar Via Facebook :