Minta Hentikan Pemberitaan, Oknum ASN Dinas Cipta Karya Diduga Coba Suap Wartawan

Minta Hentikan Pemberitaan, Oknum ASN Dinas Cipta Karya Diduga Coba Suap Wartawan

CYBER88 | BATAM - Pemberitaan dugaan oknum pejabat ASN di lingkungan Dinas Cipta Karya terkait pungli dan riwetnya pengurusan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan  Ruang (KKPR) di kota Batam mulai mendapat respon pejabat bersangkutan.

Oknum ASN tersebut diduga berupaya memberikan suap agar pemberitaan di media ini tidak di lanjutkan lagi, hal tersebut terjadi setelah oknum pejabat berinisal EY meminta bertemu dengan wartawan pada Jumat (26/5) lalu diruang rapat Dinas Kantor Cipta Karya.

Wartawan cyber.88.co.id, dalam perjumpaan itu ingin  melakukan konfirmasi terkait pemberitaan terkait dugaan praktik pungli dan berbagai masalah lainnya, dalam wawancara oknum tersebut membantah bahwa itu tidak benar adanya pungli dan juga tidak benar mempersulit pengurusan KKPR.

Sewaktu ditanya lagi kedatangan Ombudsman kedinas cipta karya terkait adanya laporan masyarakat soal sulitnya pengurusan KKPR dan bertele-tele.

"Sudahlah bang , jangan lagi dipersoalkan dan kalau boleh kita damai saja dan berapa mau saya  bantu  abang ?, dan tolonglah jangan lagi diberitakan ," Sambil tersenyum dan minta tolong agar berita itu dihentikan.

Tentu saja, hal itu ditolak wartawan cyber88.co.id karena mencoba menyuapnya wartawan.

Menurut  Ketua DPC LSM AMPUH, Budiman Sitompul ( Rabu 31/5) saat berbincang  mengatakan,  adanya upaya coba suap wartawan yang dilakukan oknum  Pejabat Dinas cipta karya inisial ' EY ' menjadi curiga berarti benar ada dugaan pungli yang dilakukan mereka.

"Kenapa takut diberitakan ada apa ?  Jelas ada  yang tidak beres di  terkait pengurusan KKPR," ucap Budiman.

Budiman mengaku  sudah mengikuti perkembangan dimedia cyber88.co.id dan bahkan  ada juga  laporan pengusaha yang diterima LSM Ampuh soal biaya pengurusan KKPR yang mencekik leher.  Dan pengusaha banyak mengeluh lambatnya dalam  pengurusan KKPR.

"Yang jelas,  LSM Ampuh mendukung langkah kejaksaan mengusut adanya dugaan permainan oknum pejabat  Dinas cipta karya dalam pengurusan KKPR . Dan diminta kejaksaan secepatnya dipanggil Oknum pejabatnya dan begitu juga pengusaha yang dirugikan," tegasnya.

Sementara LSM Perintis , mengecam adanya upaya suap terhadap wartawan yang dilakukan oknum pejabat inisial ' EY ' guna menutupi kasus dugaan pungli tersebut.

"Apa yang dilakukan oleh oknum pejabat tersebut adalah hal tidak terpuji dan perlu diusut oleh pihak penegak hukum karena jelas ada kebenarannya soal dugaan pungli dan permainan oknum pejabatnya. Hal itu dikatakan Dirza didampingi pengurus DPD Kepri," ungkapnya.

Dirza menambahkan, mengapresiasi kinerja Kejati Kepri karena telah menanggapi adanya pemberitaan dimedia cyber88 perihal dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum pejabat Dinas Cipta Karya bersama kroninya.

"Kami kalangan LSM mendukung kinerja Kejati Kepri karena telah berhasil mengungkap kasus korupsi yang terjadi di Kepri. Dan mudah- mudahan kasus ini secepatnya diusut biar bisa terbongkar siapa oknum pejabatnya yang melakukan pungli tersebut," ungkapnya.

Ketika cyber88 mencoba mengkonfirmasikan kekadis cipta karya, Asril lewat telepon seluler , justru hpnya tidak menjawab . Dan beberapa kali cyber88 datang untuk menjumpai Kadis dikantornya, namun tidak berhasil ketemu.
 

Komentar Via Facebook :