Sekwan DPRD Kota Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Musibah Keracunan

Sekwan DPRD Kota Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Musibah Keracunan

CYBER88 | Cimahi -- Sekretaris DPRD Kota Cimahi, H. Totong Solehudin, S.Sos., M.Si., mengungkapkan 268 korban keracunan makanan usai kegiatan reses anggota Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cimahi di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi pada Sabtu (22/7/2023) adalah musibah.

Hal tersebut dijelaskan H. Totong saat menggelar konferensi pers bersama anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Edi Sofyan di hadapan puluhan wartawan media online dan elektronik di Sekretariat DPRD Kota Cimahi pada Senin sore, (24/07/2023).

Terkait dengan penanganan korban keracunan makanan tersebut, H. Totong menjelaskan bahwa saat ini pihaknya bersama Pemerintah Kota Cimahi sudah terjun langsung ke lapangan, 

”Berdasarkan petunjuk pimpinan, Pak Wali Kota dan Ketua DPRD bahwa penanganan ini harus segera dilakukan dan para korban semuanya harus segera dirujuk ke rumah sakit.”ujarnya.

Menurut H. Totong, semua korban yang mengalami gejala pusing-pusing, mual, dan muntah. Bahkan, ada juga yang mengalami demam semuanya sudah ditangani oleh pihaknya dan semua biaya pengobatannya  akan ditanggung oleh pemerintah.

“Tentu kita juga masih terus memantau perkembangannya. Arahan dari Pak Wali Kota bahwa ini harus tetap ditangani dan semuanya terkover oleh pemerintah,” ujar Sekretaris DPRD Kota Cimahi tersebut.

H. Totong turut mendoakan para korban, semoga mereka semua lekas sembuh. Beliau juga menjelaskan bahwa pihak rumah sakit dalam hal ini dinas kesehatan akan bekerja secara maksimal untuk pemulihan dan pengobatan mereka. Namun, hakikatnya hanya Allah yang akan menyembuhkannya.

Pada kesempatan konferensi pers tersebut, anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PPP, Edi Sofyan ikut memberikan penjelasan. Pihaknya turut memantau para korban di rumah sakit yang menampung para korban keracunan makanan tersebut, di antaranya Rumah Sakit Umum Cibabat.

“Adapun yang masuk itu (masuk ke rumah sakit) tidak semuanya yang parah, tapi yang mungkin akibat terjadi kepanikan di masyarakat sehingga yang terasa mual-mual dirujuk ke rumah sakit daripada nanti menanggung resiko di lapangan,” ungkap Edi.

Selanjutnya Edi menghimbau kepada warga yang hadir saat beliau mengadakan kegiatan reses di Kelurahan Padasuka, Kota Cimahi tersebut apabila mengalami rasa sakit diharapkan untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit. Beliau juga mengatakan bahwa partai tidak berpangku tangan melainkan ikut bertanggung jawab dalam mengatasi musibah tersebut.

“InsyaAllah saya juga tidak tinggal diam. Ini merupakan musibah, bukan keinginan siapa pun. Siapa pun tidak akan menginginkan terjadi musibah. InsyaAllah, mudah-mudahan kita berusaha bersama pemerintah kota sudah konsen untuk menangani kejadian ini. 

Kami pun tidak tinggal diam, termasuk dari partai ( PPP) yang menaungi kami dalam melaksanan reses tersebut,” pungkas Edi. (Gandi)

Komentar Via Facebook :