Klepu Bergejolak! Diguncang Isu Pribadi, Kades Mustofa Akhirnya Pilih Mundur

Klepu Bergejolak! Diguncang Isu Pribadi, Kades Mustofa Akhirnya Pilih Mundur

CYBER88 | Klaten – Gejolak di Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, akhirnya memuncak. Setelah diterpa persoalan pribadi yang ramai menjadi sorotan warga, Kepala Desa Klepu, Mustofa, resmi memilih mundur dari jabatannya demi meredam polemik yang terus berkembang.

Keputusan itu disampaikan dalam forum yang difasilitasi Forkopimcam Ceper, dihadiri unsur kecamatan, Polsek, Koramil, BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan RT/RW. Dalam pertemuan tersebut, warga secara tegas menyuarakan tuntutan agar kepala desa melepaskan jabatannya demi menjaga kondusivitas desa dan memulihkan kepercayaan masyarakat.

Sekretaris Desa Klepu, Ridwan, mengaku perangkat desa juga dibuat terkejut lantaran sebelumnya tidak mengetahui persoalan yang menimpa kepala desa. Mereka baru mengetahui setelah isu tersebut ramai diperbincangkan warga.

“Kami juga kaget. Sebelumnya tidak tahu dan tidak memahami persoalan itu. Hari ini masyarakat menyampaikan aspirasi, salah satu tuntutannya agar kepala desa mengundurkan diri,” ujar Ridwan, Senin (6/7/2026).

Ridwan menjelaskan, surat pengunduran diri Mustofa telah diserahkan ke BPD dan akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku berdasarkan Peraturan Bupati Klaten Nomor 26 Tahun 2019. Selanjutnya, BPD akan mengusulkan pemberhentian kepada Bupati Klaten melalui Camat Ceper. Sementara selama proses administrasi berjalan, pelayanan pemerintahan desa tetap ditangani Sekretaris Desa.

Camat Ceper, Supardiyono, menegaskan pihak kecamatan hanya memfasilitasi aspirasi masyarakat dan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan. Ia juga berharap kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh aparatur desa untuk menjaga integritas, etika, dan tanggung jawab moral di hadapan masyarakat.

Di sisi lain, Mustofa mengaku menerima keputusan itu dengan legawa. Ia memilih mundur agar persoalan pribadi yang menyeret namanya tidak terus memicu kegaduhan di Desa Klepu.

“Saya sudah legowo melepas jabatan sebagai kepala desa. Mulai hari ini saya memilih fokus kepada keluarga agar suasana kembali damai dan tenteram,” ungkap Mustofa.

Meski menyebut isu yang berkembang tidak benar, Mustofa tetap memilih mundur demi meredam gejolak warga yang kian meluas. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Klepu atas segala kekurangan selama menjabat. Namun, secara administratif, pemberhentian dirinya masih menunggu proses resmi dari Pemerintah Kabupaten Klaten.

Komentar Via Facebook :