Merasa Tak Diindahkan Oleh Managemen PT Nutech, Ketua PAC Pemuda Pancasila Pulo Merak Muhaedi Angkat Bicara

Merasa Tak Diindahkan Oleh Managemen PT Nutech, Ketua PAC Pemuda Pancasila Pulo Merak Muhaedi Angkat Bicara

Kantor PT Nutech di gembok massa (31/7)

CYBER88 | Cilegon — Puluhan massa yang tergabung dalam Ormas Pemuda Pancasila mendatangi dan menggembok kantor PT Nutech yamg beralamat di Jl Raya Merak pada Senin 31 Juli 2023. Yang mana diketahui beberapa waktu lalu PT. Nutech telah memberhentikan 2 orang karyawannya secara sepihak. Sebagai Ketua PAC Pulomerak mewakili masyarakat dirinya merasa tidak diindahkan oleh manajemen PT Nutech.

TB. Muhaedi selaku Ketua PAC Pemuda Pancasila Pulo Merak menanggapi hal tersebut dan mengatakan,"Kami tutup karena tidak adanya etikad baik pihak perusahaan. Kami sudah melakukan mediasi 1 bulan yang lalu dan menurut Yulio orang yang di tunjuk sebagai penanggung jawab di sini mengatakan menunggu jawaban dari pusat , sedangkan seminggu yang lalu dari pusat mengatakan sudah diserahkan kepada Yulio sebagai project manager .Saya tidak tau apa maksud dan tujuannya. Ujar Muhaedi.



" Sebenarnya ini hal yang mudah, tinggal di komunikasikan saja, saya berharap pihak perusahaan bisa bersinergi dengan baik berkolaborasi dengan baik, lakukan sistem yang di atur undang-undang, kita lakukan secara SOP yang ada. Kami pun sama sebagai organisasi juga akan bekerja sesuai ADART Karena kamipun punya pedoman tidak asal gembok tidak asal gruduk.Pada intinya sebagai penegak subplemasi hukum kami akan melakukan tindakan-tindakan yamg tidak sesuai dengan kiprah yang ada." tegasnya.

sementara, Fathul Aziz Renaldi (24) dan Faisal Tri Adiyanto (23) yang sudah bekerja selama 5 tahun sebagai teknisi diperusahan tersebut di off kan selama 1 bulan, sedangan perhari ini perhitungan hari sudah lebih dari satu bulan.

" Kami di off kan selama 1 bulan, tapi sekarang sudah lewat 1 bulan. Harapan kami sangat besar untuk bisa bekerja kembali dikarenakan kami merasa tidak membuat kesalahan dan terbukti tidak melakukan apa yang dituduhkan pihak perusahaan kepada kami." ungkap mereka.

Komentar Via Facebook :