Saiful Basri Dorong Karang Taruna Gerem Rangkul Semua Pihak dan Perkuat Kolaborasi dengan Industri

Saiful Basri Dorong Karang Taruna Gerem Rangkul Semua Pihak dan Perkuat Kolaborasi dengan Industri

Saiful Basri Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon

CYBER88 | CILEGON – Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon, Saiful Basri, mendorong kepengurusan baru Karang Taruna Tunas Mekar Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, untuk memperkuat komunikasi, merangkul seluruh pemuda, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya industri yang berada di sekitar wilayah Gerem.

Pesan tersebut disampaikan Saiful Basri saat menghadiri pelantikan Pengurus Karang Taruna Tunas Mekar periode 2026–2031 di Hotel Pesona Enasa, Rabu (16/9/2026).

Saiful mengucapkan selamat kepada ketua dan seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat mempertahankan hal-hal positif yang telah berjalan sekaligus mengembangkan program yang lebih luas untuk masyarakat.

“Dalam sebuah kontestasi organisasi pasti ada dinamika dan polemik. Saya berpesan kepada teman-teman yang hari ini dilantik agar yang kemarin mungkin sempat berselisih paham, mari dibangun kembali komunikasinya dan dirangkul bersama-sama untuk membangun Kelurahan Gerem,” ujar Saiful.

Menurutnya, Gerem merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar karena keberadaan sejumlah industri. Kondisi tersebut, kata Saiful, perlu dimanfaatkan melalui komunikasi dan program kolaboratif sehingga keberadaan industri juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya pemuda Gerem. Saiful meminta Karang Taruna dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan perusahaan ketika terdapat kebutuhan tenaga kerja.

“Kalau industri membutuhkan tenaga kerja, bangun komunikasi dan minta agar masyarakat lokal diberikan kesempatan untuk mengikuti proses seleksi terlebih dahulu. Kalau pemuda-pemuda di Kelurahan Gerem memiliki kemampuan dan memenuhi persyaratan, kenapa tidak diberikan kesempatan?” katanya.

Saiful juga menyoroti pentingnya keterlibatan industri dalam menjaga lingkungan sosial masyarakat sekitar. Menurutnya, keberadaan industri tidak hanya berkaitan dengan investasi dan lapangan pekerjaan, tetapi juga harus memperhatikan dampak yang dirasakan masyarakat terdekat.

Ia menyinggung sejumlah kejadian insiden industri yang dampaknya dirasakan masyarakat sekitar. Karena itu, komunikasi antara perusahaan, pemerintah, Karang Taruna dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga hubungan sekaligus membangun lingkungan yang aman dan kondusif.

“Jangan sampai hadirnya industri di Kelurahan Gerem hanya memberikan dampak negatif. Kalau ada persoalan, mari duduk bersama, berdiskusi dan mencari solusi. Masyarakat di sini juga ikut menjaga investasi,” tegasnya.

Saiful juga menekankan pentingnya optimalisasi program CSR perusahaan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekitar. Selain CSR, ia berharap keberadaan industri dapat memberikan kontribusi melalui kesempatan kerja dan program pemberdayaan masyarakat.

Ia menambahkan, Kota Cilegon memiliki basis industri dan pendapatan daerah yang besar. Namun, menurutnya, manfaat keberadaan industri perlu terus diperkuat melalui kebijakan dan program yang menyentuh masyarakat.

“Kalau pendapatan tidak seluruhnya kembali ke Kota Cilegon, minimal fungsi lainnya bisa dirasakan masyarakat, baik melalui tenaga kerja, program CSR maupun program-program lainnya,” pungkas Saiful.

Komentar Via Facebook :