Komunitas Pecinta Ayam Ekor Lidi Klaten Berkembang

Komunitas Pecinta Ayam Ekor Lidi Klaten Berkembang

CYBER88 | Klaten — Komunitas Pecinta Ayam Ekor Lidi (KOPALI) Klaten terus berkembang dengan jumlah anggota yang mencapai 63 orang. Meskipun demikian, Ketua KOPALI Klaten, Anis, menyebutkan bahwa masih banyak pecinta ayam ekor lidi di Klaten yang belum bergabung dengan komunitas ini. Sabtu, 9/2/2025

"Kita akan terus merangkul para pecinta ayam ekor lidi yang belum bergabung dengan kita. Kita akan membantu mereka dalam mengembangkan dan memelihara ayam ekor lidi," ujar Anis.

Anis juga menyebutkan bahwa tidak ada klasifikasi khusus untuk bergabung dengan KOPALI Klaten. Asalkan orangnya memiliki kecintaan dengan ayam ekor lidi, mereka bisa bergabung dengan komunitas ini.

"Intinya, kita mau belajar dan bergabung untuk mengembangkan ayam ekor lidi. Kita persilahkan untuk menjadi anggota KOPALI," jelas Anis.

KOPALI Klaten memiliki kegiatan rutin, seperti kopdar atau silaturahmi antar anggota, berdiskusi, dan bertukar pengalaman dalam budi daya ayam ekor lidi. Selain itu, komunitas ini juga melakukan edukasi tentang cara merawat dan membedakan ayam yang bagus dan jelek.

Perawatan ayam hias ekor lidi terbilang gampang dan simpel, seperti perawatan ayam pada umumnya. Hanya sedikit berbeda dalam perawatannya, terutama perlu memberikan treatment perawatan khusus untuk menjaga keutuhan bulu ayamnya.

Muclis Feby Anggono, pecinta ayam ekor lidi pemula, menyebutkan bahwa ia masih banyak belajar tentang ayam ekor lidi. Namun, karena kecintaannya pada hewan, ia tidak menemui kesulitan.

"Ayam ekor lidi merupakan ayam hias populer. Keistimewaannya terletak pada ekor yang tegas sehingga memberi kesan gagah pada ayam," ujar Muclis.

Muclis berharap agar pemerintah daerah kabupaten Klaten dapat memberikan suport kepada KOPALI Klaten, agar pecinta ayam ekor lidi di sini bisa berkembang dan menjadi ikon kota Klaten.

"Kita berharap pemerintah daerah dapat memberikan wadah bagi KOPALI Klaten agar lebih berkembang. Kita juga berencana untuk menyelenggarakan kontes atau lomba di tingkat daerah atau nasional agar ayam ekor lidi Klaten lebih dikenal di masyarakat," tutur Muclis.

Komentar Via Facebook :