Ketua Yayasan Gerakan Cimanuk Waluya Apresiasi Antusiasme dan Keterlibatan Stakeholder Lintas Generasi di Kegiatan Kolaborasi Hijau
CYBER88 | GARUT – Kegiatan Kolaborasi Hijau ke 10 di Gunung Congkrang kembali menyedot perhatian publik dengan antusiasme luar biasa dari berbagai elemen masyarakat. Tak hanya menjadi ajang penghijauan, acara ini juga dinilai sebagai momen bersejarah berkat penanaman pohon Beringin kedua di puncak Gunung Congkrang oleh sejumlah tokoh.
Widiana Safaat, Ketua Yayasan Gerakan Cimanuk Waluya yang juga Ketua DPC HKTI Kabupaten Garut dalam kesempatan ini, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap partisipasi aktif lintas sektor dan lintas generasi yang turut menyukseskan agenda lingkungan tersebut.
“Keterlibatan semua pihak, mulai dari siswa sekolah dasar, generasi muda hingga senior, membuktikan bahwa pelestarian alam adalah tanggung jawab kolektif. Ini adalah bukti nyata semangat gotong royong yang perlu terus dijaga,” ungkapnya pada media seusai acara pada hari Kamis (20/02/2024).
Penanaman Simbolis Pohon Beringin oleh Tokoh Multisektor
Penanaman pohon Beringin di puncak Gunung Congkrang melibatkan tokoh-tokoh strategis, seperti Camat Cikajang, Kepala UPT Puskesmas Cikajang dr. Yanyan Santoso, Ketua FPC Dayat Hidayat, Ketua FPLMC H. Jaeni, Ketua HKTI Garut Widiana Safaat, STP., KRPH Cikajang, perwakilan dari TTP, PTPN, OKP Ormas, Dishub UPT Cikajang, Disdamkar Cikajang serta UPT PUPR Cikajang. Kolaborasi ini menegaskan komitmen multisektor dalam menjaga kelestarian lingkungan.
H. Jaeni, Ketua FPLMC, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi simbolis.
"Ini adalah bentuk kepedulian nyata. Dengan menanam pohon hari ini, kita mewariskan kesejukan dan kehidupan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Partisipasi Lintas Generasi dan Institusi
Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran puluhan perwakilan dari Dinas Pertanian, Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan, Dinas Lingkungan hidup, Dinas Perdagangan dan ESDM, Forkopimcam Cikajang, kepala desa, instansi pendidikan, organisasi masyarakat, LSM, hingga siswa-siswi sekolah, Karang Taruna Himalaya Desa Mekarjaya.
Keragaman peserta ini mencerminkan sinergi antar-generasi dan institusi untuk satu tujuan, menghijaukan Gunung Congkrang demi keberlanjutan ekosistem.
"Kegiatan Kolaborasi Hijau ini diharapkan menjadi pemicu aksi serupa di wilayah lain. Semoga pohon-pohon yang ditanam tumbuh subur, menjadi sumber kehidupan, dan warisan berharga untuk anak cucu kita,” tutup Widiana.
Dengan semangat gotong royong yang mengakar, Gerakan Cimanuk Waluya sebagai bagian dari KOLABORASI HIJAU bersama seluruh stakeholder berkomitmen terus memperluas upaya penghijauan, membuktikan bahwa pelestarian lingkungan adalah tugas bersama yang melampaui batas usia, profesi, dan institusi.


Komentar Via Facebook :