Pasca Karhutla, Peran MPA tak Nampak Padamkan Api
CYBER88 I Pelalawan- Pasca terjadinya Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) khususnya di wilayah Kabupaten Pelalawan Riau, kini menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat, terkait sejauhmana upaya relawan regu MPA (Masyarakat Peduli Api) yang telah dibentuk hampir disetiap desa.
"Nampaknya regu Masyarakat Peduli Api tidak pernah bantu memadamkan kebakaran yang menimbulkan asap kabut ini," ujar salah seorang warga pemerhati lingkungan, Anton Mandala kepada cyber88 co.id Senin (31/09).
Padahal Masyarakat Peduli Api yang melibatkan kelompok masyarakat hutan dan juga warga sekitar, sudah lama dibentuk pemerintah setempat , guna upaya menumbuhkan rasa tanggung- jawab agar turut serta memperhatikan kondisi lingkungan terutama ketika ada peristiwa karhutla, dan mereka bisa berperan aktif untuk turut berpartisipasi memadamkannya.
Seperti diketahui, bahwa relawan MPA telah diberikan penyuluhan/ pelatihan dari lingkungan hidup, tidak hanya bertugas melakukan pemantauan titik api, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran serta melakukan penanganan awal ketika menemukan kebakaran.
Selain itu , Anton mempertanyakan,
apakah Tim regu MPA tidak ada anggaran/operasional. Dan bagaimana persediaan peralatan MPA. Akibatnya warga masyarakat merasa kecewa, sebab MPA dibentuk cuma buat laporan saja.
"Pas ada api yang turun ke lapangan yang nampak TNI/ Polri/ BPBD/ Manggala Agri dan Tim Safety Perusahaan," ujarnya seraya menghimbau agar program MPA diaktifkan.


Komentar Via Facebook :