Pemerintah Kota Cilegon Dinilai Lambat dalam Menangani Sampah
CYBER88 | Cilegon —Masyarakat Rawa Arum Kota Cilegon, mengambil inisiatif untuk mengangkut tumpukan eceng gondok di bantaran Situ Rawa Arum pada Rabu (23/4/2024).
Hal ini dilakukan karena masyarakat merasa khawatir dengan lambatnya respons pemerintah kota Cilegon dalam menangani masalah sampah.
Iriono dan Martin, dua orang masyarakat Rawa Arum, mengatakan bahwa mereka telah menunggu selama 10 hari untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah kota Cilegon. Namun, karena tidak ada respons, mereka memutuskan untuk mengambil inisiatif sendiri dengan mengangkut sampah eceng gondok.
"Udah 10 hari eceng Gondok menumpuk, takut kelamaan dari bantuan pemerintah kota Cilegon, takut jadi bibit penyakit akhirnya kami swadaya atas inisiatif kang Husein," ungkap mereka.
Masyarakat Rawa Arum mengolah sampah eceng gondok menjadi kompos untuk mengurangi biaya pembuangan. "Untuk sampah sendiri kita buang ke rumput liar agar berkurang rumput liar sama buat pupuk," kata mereka.
Ketua LSM Gappura, Husein Saidan, mengatakan bahwa masyarakat telah menunggu responsif dari pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup. Namun, janji untuk mengangkut sampah tidak dipenuhi, sehingga masyarakat terpaksa mengambil inisiatif sendiri.
"Sebenarnya kita dari kemarin menunggu responsif dari pemerintah melalui Dinas Lingkungan hidup janji katanya mau diangkut karna janji janji akhirnya Masyarakat berinisiatif angkut sendiri," ungkapnya.
Husein Saidan berharap pemerintah kota Cilegon dapat lebih responsif dalam menangani masalah sampah.
"Walikota ini banyak program yang lain yang begini begini ga mesti walikota turun, kepala Dinas dan Kabid cukup ngurusin beginian," katanya.


Komentar Via Facebook :