Panglima TNI: Prajurit Marinir Harus Siap Dengan Perubahandan Beradaptasi Pada Tuntutan Zaman
Cyber88 Surabaya - Prajurit Marinir TNI AL harus siap menghadapi perubahan dan melawan dengan jaman dan jangan melawan melawan serta siap sedia sesuai dengan perintah pimpinan untuk menanggulangi setiap perubahan. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (HC) Hadi Tjahjanto SIP saat memberikan pengarahan kepada Prajurit Marinir di Kesatrian Marinir Karang Pilang, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/12/19). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan tren tren saat ini adalah eskalatif, campuran , dan terjadi dalam tempo yang tinggi tetapi dapat dilakukan dalam waktu yang lama. "Situasi ini membutuhkan organisasi TNI yang adaptif, siap dikerahkan setiap saat dan siap untuk mengubah eskalasi serta perubahan misi operasi," katanya. Selanjutnya menanggapi Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk menjadi organisasi yang adaptif, TNI membutuhkan personel-personel yang adaptif pula. Menurutnya, TNI membutuhkan Perwira yang tidak berpikir dengan perubahan, mampu melihat tren , bersinergi, dan tidak berpikiran ketat. "Harus ada perubahan pikiran yang ditetapkan para perwira sebab saat ini sangat dinamis, cepat berubah dan butuh respons tinggi," ucapnya "Satuan Marinir yang mendukung berbagai operasi, harus dapat digunakan sama dengan berbagai operasi yang terkait. Unit satuan matra lain, Polri, Pemda, dan tokoh masyarakat lokal," tegas Panglima TNI. Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI memberikan beberapa kesempatan yaitu Prajurit Marinir harus mampu memitigasi berita-berita bohong, karena prajurit marinir adalah prajurit yang sangat dibanggakan oleh rakyat Indonesia, Prajurit marinir juga tidak dapat memilih pertempuran, kehormatan, loyalitas dan menggadaikan jiwa korsa. "Percayalah pada atasanmu atau pimpinanmu karena merekalah yang bertanggung jawab penuh pada kalian," tandasnya. (rya/rls)


Komentar Via Facebook :