Santri Banten Apresiasi Polda Banten atas Penangkapan TikToker yang Dinilai Lecehkan Ulama

Santri Banten Apresiasi Polda Banten atas Penangkapan TikToker yang Dinilai Lecehkan Ulama

Tokoh masyarakat ,Abi Muhibi

CYBER88 | Banten – Pernyataan dukungan terhadap langkah hukum yang dilakukan Polda Banten disampaikan oleh seorang Tokoh Masyarakat sekaligus Santri Banten, Abi Muhibi, terkait penangkapan seorang konten kreator TikTok bernama Saepudin, yang dikenal juga dengan nama Mahesa.

Dalam pernyataannya, Abi Muhibi menyampaikan apresiasinya atas kinerja aparat penegak hukum. Ia menilai penangkapan Mahesa merupakan langkah tepat karena selama ini pernyataan dan perkataan Mahesa dinilai kerap menyerang kehormatan para tokoh ulama Nusantara.

"Penangkapan ini sangat baik, karena jika dibiarkan dapat menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat," ujar Abi di pesantren miliknya Senin, 21/7/2025.

Ia juga berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi para pegiat media sosial lainnya agar lebih bijak dalam berucap dan berperilaku di dunia digital. Menurutnya, media sosial seharusnya digunakan untuk menyebarkan kebaikan, bukan provokasi, ujaran kebencian, atau ancaman yang mengandung unsur SARA dan menyerang pribadi seseorang.

"Kami menghimbau kepada seluruh warga Banten, khususnya, agar bermedia sosial dengan baik dan bijak," tambahnya.

Abi Muhibi menutup pernyataannya dengan harapan agar proses hukum terhadap Mahesa berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku dan mampu memberikan keadilan bagi semua pihak.

Komentar Via Facebook :