Ormas Desak Usut Dugaan Permainan Proyek APBD Cilegon 2025, Ancam Gelar Aksi Besar
CYBER88 | CILEGON – Sejumlah organisasi masyarakat di Kota Cilegon menyuarakan kekecewaan atas dugaan kuat adanya pengkondisian dalam pelaksanaan proyek-proyek APBD tahun anggaran 2025. Mereka menilai praktik tersebut merusak keadilan dalam proses pengadaan dan melemahkan pelaku usaha lokal.
Ketua Ormas Alibaba, Marhani, menyebut bahwa aroma permainan proyek ini sudah lama tercium dan menjadi perbincangan hangat, baik di kalangan aktivis maupun pejabat.
“Sudah jadi rahasia umum. Dugaan pengkondisian oleh oknum tertentu dalam proyek APBD 2025 sangat kuat. Beberapa pejabat OPD pun memberi sinyal seolah membenarkan, baik proyek PL maupun tender,” kata Marhani.
Ia menambahkan, pihaknya bahkan mengantongi inisial nama-nama yang diduga terlibat.
“Ada inisial R dan I yang kami nilai bukan orang Cilegon, tapi ikut mengatur proyek. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.
Ormas Alibaba bersama sejumlah organisasi lain sepakat akan turun ke jalan dalam waktu dekat.
“Kami akan menggelar aksi besar. Ini bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan. Kita akan libatkan lebih banyak ormas dan LSM yang peduli terhadap maraknya praktik curang ini,” imbuhnya.
Hal senada disampaikan Ketua Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kota Cilegon, Ali Misri, yang menilai dugaan pengkondisian ini sebagai bentuk penghianatan terhadap prinsip persaingan usaha yang sehat.
“Kalau proyek sudah dikondisikan, lalu apa gunanya proses tender? Ini jelas mencederai dunia usaha dan menutup peluang pelaku lokal bersaing secara adil,” kata Alim, sapaan akrabnya.
Ia menyebut, pihaknya saat ini juga sedang mengawasi beberapa OPD yang dicurigai terlibat dalam praktik tak sehat tersebut.
“Kita sedang monitor realisasi belanja proyek APBD di sejumlah dinas. Kami ingin pelaksanaan proyek pemerintah betul-betul bersih, transparan, dan tidak dikendalikan oleh segelintir orang,” tegasnya.


Komentar Via Facebook :